Banjir Pidie Jaya
Banjir dan Longsor Melanda Pidie Jaya, 186 Gampong Terdampak dan Ekonomi Lumpuh
Kabupaten Pidie Jaya dilanda bencana alam setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (25/11/2025)
Ringkasan Berita:
- Banjir dan longsor melanda 186 gampong di delapan kecamatan Pidie Jaya akibat hujan lebat selama tiga hari.
- Infrastruktur rusak parah: jalan nasional, jalan provinsi, fasilitas umum, rumah warga, tambak, dan persawahan terdampak.
- Dampak bencana melumpuhkan ekonomi, pendidikan, dan akses distribusi barang pokok di wilayah terdampak.
PROHABA.CO, PIDIE JAYA - Kabupaten Pidie Jaya dilanda bencana alam setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (25/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025).
Banjir besar dan longsor yang terjadi secara bersamaan melumpuhkan aktivitas masyarakat, merusak puluhan fasilitas publik, dan menghantam hampir seluruh kecamatan di daerah berjuluk Negeri Japakeh tersebut.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, pada Jumat (28/11/2025) merilis daftar gampong yang paling terdampak.
Data itu menunjukkan betapa luasnya skala kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana ini.
Total, lebih dari 186 gampong terdampak banjir dan longsor di delapan kecamatan berbeda.
Bandar Baru: 28 Gampong Terendam Akibat Meluapnya Tiga Krueng
Kecamatan Bandar Baru menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup besar.
Sebanyak 28 gampong dilaporkan terendam banjir.
Di antaranya Gampong Cut Nyong, Meunasah Gampong, Baro, Pulo Rheng, Dayah Nyong, Blang Glong, Peub Lueng Nibong, hingga Teungeh Musa.
Bupati menjelaskan bahwa penyebab utama banjir di wilayah ini adalah meluapnya Krueng Putu, Krueng Pante Raja, dan Krueng Cubo.
Debit air yang besar tak mampu ditampung aliran sungai, sehingga menggenangi pemukiman, merusak jalan, dan menghentikan roda ekonomi warga.
Baca juga: Dua Korban Banjir di Pidie Jaya Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Warga Masih Dicari
Panteraja: Sepuluh Titik Banjir, Rumah dan Tambak Rusak
Di Kecamatan Panteraja, banjir melanda 10 gampong, termasuk Gampong Tu, Keude Panteraja, Hagu, Lhok Puuk, hingga Reudeup.
Selain banjir, wilayah ini juga mengalami jalan amblas, longsor badan jalan, kerusakan rumah warga, rusaknya tambak, dan longsor tebing sungai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Personel-Polres-Pidie-Jaya-mengevakuasi-warga-yang-terjebak-banjir-di-Pidie-Jaya.jpg)