Senin, 18 Mei 2026

Banjir Pidie Jaya

Banjir dan Longsor Melanda Pidie Jaya, 186 Gampong Terdampak dan Ekonomi Lumpuh

Kabupaten Pidie Jaya dilanda bencana alam setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (25/11/2025)

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS/HO
EVAKUASI KORBAN BANJIR - Personel Polres Pidie Jaya mengevakuasi warga yang terjebak banjir dengan menerobos tingginya air di salah satu gampong di Pidie Jaya, Kamis (27/11/2025). Banjir dan Longsor Melanda Pidie Jaya, 186 Gampong Terdampak dan Ekonomi Lumpuh 

“Krueng Panteraja meluap di beberapa titik, mengakibatkan seluruh jalur transportasi terganggu,” jelas Sibral.

Selanjutnya, kata Sibral Malasyi, Kecamatan Trienggadeng: 27 Gampong Terkena Dampak Banjir dari Krueng Beracan

Bencana juga menghantam Kecamatan Trienggadeng dengan parah.

Sebanyak 27 gampong terendam banjir, termasuk gampong-gampong besar seperti Sagoe, Mee Peuduek, Reuseb, Panton Raya, Keude Trienggadeng, hingga Rawasari.

Banjir terjadi akibat meluapnya Krueng Beracan.

Rumah warga, area persawahan, hingga fasilitas umum terendam air selama beberapa hari, membuat ribuan warga kesulitan mendapatkan akses pangan, air bersih, dan layanan kesehatan.

Meureudu: 30 Gampong dilanda Banjir, Jalan Nasional Terputus

Kecamatan Meureudu mencatat dampak paling serius dengan 30 gampong dilaporkan terkena banjir dan longsor.

Kerusakan bukan hanya terjadi pada rumah warga dan persawahan, tetapi juga berdampak pada: putusnya badan jalan nasional, rusaknya jalan provinsi dan kabupaten, terputusnya jaringan pipa air bersih PDAM, serta ambruknya tebing sungai.

Beberapa gampong yang terdampak termasuk Kota Meureudu, Meunasah Balek, Mesjid Tuha, Rungkom, Blang Awe, Manyang Lancok, Manyang Cut, Beurawang, Rhieng Blang, Rhieng Krueng, Rhieng Mancang dan Meunasah Lhok. 

Lalu, Meuraksa, Pulo U, Geuleudah, Dayah Timu, Bunot, Glumpang Tutong, Meunasah Hagu, Pohroh, Kudrang, Lampoh Lada, Mulieng, Dayah Tuha, Rumpuen, Rambong, Meunasah Kulam, Grong-Grong, Kuta Trieng dan Teupin Peuraho. 

Baca juga: Warga Aceh Utara Meninggal Tersengat Listrik Saat Selamatkan Ayam di Tengah Banjir

Meurah Dua, Ulim, dan Jangka Buya: Banjir dan Longsor Meluas

Kecamatan Meurah Dua mengalami banjir dan longsor yang melanda 19 gampong, termasuk rusaknya jalan provinsi terjadi longsor, rumah warga rusak, tambak, fasilitas peternakan, dan persawahan mengalami kerusakan. 

Sementara itu, Kecamatan Ulim terdampak banjir dan longsor berampak pada 30 gampong, dengan kerusakan seperti badan jalan provinsi rusak, fasilitas umum rusak, longsor tebing sungai hingga perswahan dan tambak menjadi sasaran diterjang banjir. 

Selanjutnya di Kecamatan Jangka Buya, banjir merendam 18 gampong.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved