Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Timur

Mualem Minta Bupati di Aceh Jangan Cengeng Hadapi Banjir, Fokus Bantu Warga Terdampak Bencana

Gubernur Aceh, H. Muzakkir Manaf atau Mualem, memberikan teguran tegas kepada para bupati di Aceh yang terdampak banjir besar. 

Editor: Muliadi Gani
Tangkapan Layar YouTube ABC News/Maulidi Alfata
MUZAKIR MANAF - Gubernur Aceh Muzakir Manaf Didampingi Sekjend DPP Partai Aceh Aiyub Abbas alias Abuwa, saat berkunjung ke Aceh Timur, Kamis (4/12/2025). Mualem Minta Bupati di Aceh Jangan Cengeng Hadapi Banjir, Fokus Bantu Warga Terdampak Bencana 

Ringkasan Berita:
  • Mualem menegur keras para bupati yang dianggap tidak sigap menangani banjir dan meminta yang “cengeng” untuk mundur.
  • Pemprov Aceh mengirim bantuan darurat ke wilayah terdampak seperti Aceh Tamiang dan Aceh Timur, termasuk sembako dan air bersih.
  • Kerusakan akibat banjir sangat parah, dengan lebih dari 20 ribu rumah rusak atau hilang sehingga Aceh membutuhkan anggaran besar untuk rehabilitasi.

 

PROHABA.CO, ACEH TIMUR - Gubernur Aceh, H. Muzakkir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, memberikan teguran tegas kepada para bupati di Aceh yang terdampak banjir besar. 

Ia meminta para kepala daerah tidak mudah menyerah dalam menghadapi bencana yang melanda hampir seluruh kawasan timur dan tengah Aceh dalam beberapa hari terakhir.

“Jangan cengeng jadi bupati.

Kalau memang tidak sanggup, ya mundur saja.

Kita harus proaktif membantu masyarakat, jangan lari dari tanggung jawab,” ujar Mualem dalam wawancaranya dengan Serambinews.com, Kamis (4/12/2025).

Ia menekankan bahwa alasan tidak mengetahui kondisi lapangan bukan sesuatu yang dapat diterima dalam situasi darurat seperti ini.

Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan pemimpin yang kuat dan sigap merespons kebutuhan darurat.

Karena itu, ia kembali menegaskan agar kepala daerah yang merasa tidak mampu menangani situasi untuk memberikan amanah kepada orang lain.

“Kalau cengeng mundur saja, ganti yang lain, apa salahnya,” tegasnya.

Kedatangan Mualem ke wilayah timur Aceh bertujuan untuk memantau langsung kondisi banjir serta mengirimkan bantuan darurat kepada warga di Aceh Tamiang dan Aceh Timur.

Baca juga: Kapal Pembawa Tangki LPG Tiba di Pelabuhan Malahayati, Krisis Gas di Aceh Mulai Teratasi

Baca juga: Belum Dapat Bantuan, Korban Bencana Aceh Tamiang Terpaksa Saring dan Minum Air Banjir 

Sejumlah truk berisi beras, bahan pokok, dan air minum dikerahkan untuk membantu warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Ia menjelaskan bahwa beberapa daerah mengalami kerusakan paling parah akibat diterjang banjir, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Takengon, dan Bener Meriah. 

Banjir bandang dan longsor yang terjadi disebut telah menghancurkan infrastruktur, permukiman, serta fasilitas sosial secara masif.

“Kita terus mengirim sembako untuk keperluan mendesak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved