Kamis, 23 April 2026

Putra Aceh Jabat Kepala BNNP Aceh

Kombes Pol Dedy Tabrani, Putra Aceh Pimpin BNN Provinsi, Pernah Tembak Mati Teroris 

Dedy Tabrani mulai dikenal luas publik saat ia terlibat langsung dalam pelumpuhan teroris pada peristiwa Bom Sarinah di Jalan MH Thamrin

Editor: Misran Asri
FOR PROHABA
KEPALA BNNP ACEH - Kombes Pol Dedy Tabrani, SIK, MSi, dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, di Mabes BNN RI, oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Jumat (12/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Putra Aceh, Kombes Pol Dedy Tabrani, SIK, MSi, dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Jumat (12/12/2025).
  • Putra kelahiran Kota Banda Aceh, 15 Oktober 1976 itu sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNNP Kalimantan Tengah
  • Kombes Pol Dedy Tabrani dilantik langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Mabes BNN RI

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Putra Aceh, Kombes Pol Dedy Tabrani, SIK, MSi, dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Jumat (12/12/2025).

Putra kelahiran Kota Banda Aceh, 15 Oktober 1976 itu sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNNP Kalimantan Tengah

Kini, perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1999 itu 'pulang kampung' dan mengisi jabatan yang ditinggalkan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang diangkat sebagai Kapolda Aceh.
 
Berdasarkan informasi yang diterima Prohaba.co, Kombes Pol Dedy Tabrani dilantik oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Mabes BNN RI.

Dalam perjalanan kariernya Kombes Pol Dedy Tabrani dikenal sebagai perwira yang memiliki latar belakang kuat di bidang reserse dan operasional kepolisian.

Nama Dedy Tabrani mulai dikenal luas oleh publik saat ia terlibat langsung dalam pelumpuhan teroris pada peristiwa Bom Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Januari 2016 silam.

Saat kejadian, ia bersama perwira polisi lainnya, yakni AKBP Untung Sangaji melakukan kontak tembak jarak dekat dengan para pelaku. 

Baca juga: Jaksa Agung Tunjuk Putra Aceh, Teuku Rahmatsyah Jadi Wakajati NTT

Baca juga: Arinaldi, Putra Aceh Jabat Kepala Kantor Wilayah BPN Aceh

Meskipun saat itu tidak sedang membawa senjata dinas lengkap, Kombes Pol Dedy Tabrani berhasil meminjam sebuah revolver dan melumpuhkan dua pelaku utama, Afif dan Muhammad Ali, hanya dengan enam butir peluru. 

Pengalaman ini kemudian memotivasi dirinya untuk mendalami studi mengenai jaringan terorisme dan ilmu kepolisian.

Saat itu pelumpuhan teroris di peristiwa Bom Sarinah itu, Kombes Pol Dedy Tabrani menjabat Kapolsek Metro Menteng wilayah yang termasuk dalam area penyerangan. 

Dalam baku tembak dengan pelaku teror, Dedy berhasil menembak mati seorang teroris yang terlibat dalam serangkaian ledakan dan penembakan di sekitar Starbucks Coffee, kawasan Sarinah.

Atas keberaniannya, dua pekan kemudian, pada 26 Januari 2016, ia dianugerahi penghargaan pin emas oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. 

Penghargaan tersebut diberikan kepada Dedy bersama 16 personel Polri lainnya yang berjasa mengamankan kawasan Thamrin dari aksi teror.

Baca juga: Putra Aceh, Dr Ramzi Dikukuhkan Jadi Anggota Dewan Pendidikan Tinggi Nasional, Berikut Profilnya

Setelah insiden Sarinah, Dedy dipromosikan sebagai Analis Kebijakan Muda Polres Metro Jakarta Pusat sekaligus mengikuti Sekolah Pimpinan Menengah di Lembang. 

Kariernya kemudian berlanjut di berbagai posisi strategis, antara lain: 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved