Kamis, 18 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Mualem Sebut Kurang Ajar Pencuri Baut Jembatan, KASAD Menduga Itu Sabotase

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, memberikan tanggapan keras terhadap pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/RIANZA ALFANDI
MEMBERI KETERANGAN – Gubernur Aceh, Mualem, memeberikan keterangan kepada wartawan usai jamuan makan malam dan ramah tamah bersama pimpinan serta anggota Baleg DPR RI, di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, Selasa (21/10/2025) malam. Muzakir Manaf atau Mualem, memberikan tanggapan perihal pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait adanya dugaan sabotase berupa hilangnya baut pada jembatan bailey yang dibangun di Aceh.  

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyesalkan dugaan sabotase hilangnya baut jembatan bailey pascabencana dan menyebutnya sebagai perbuatan kurang ajar.
  • Mualem meminta pemerintah pusat memasok daging sapi beku menjelang Ramadhan agar masyarakat tetap bisa menjalankan tradisi khas Aceh.
  • Ia juga mengusulkan bantuan lima unit ekskavator berban karet untuk mempercepat penanganan longsor dan pemulihan pascabencana.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, memberikan tanggapan keras terhadap pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait adanya dugaan sabotase berupa hilangnya baut pada jembatan bailey yang dibangun di Aceh pascabencana. 

Mualem sangat menyesalkan perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut karena mengambil kesempatan di tengah bencana yang melanda Aceh.

Bukan saja menyesalkan, ia juga menyebut perbuatan itu sebagai perbuatan kurang ajar.

“Kurang ajar itu namanya. Kita imbau, sadarlah,” kata Mualem usai rapat koordinasi bersama Satgas Pemulihan Bencana di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).

Ia mengatakan, jembatan tersebut dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat dan barang pascabencana.

Infrastruktur itu dibangun untuk kepentingan masyarakat.

Jadi, jangan sampai ada yang mengambil baut-baut jembatan bailey tersebut.

Ia mengibaratkan, jika jembatan tersebut ambruk, yang dirugikan adalah masyarakat Aceh juga.

“Kalau ambruk, sembako macam mana orang pasok,” tukas Mualem dalam logat Melayu.

Baca juga: Cinta Lintas Benua, Christopher John Laffy Resmi Nikahi Princessilia di Prabumulih, Mahar Fantastis

Baca juga: Pemasangan Jembatan Bailey di Beutong Ateuh Dipacu, Target Rampung Jumat

Minta dikirim daging

Menurut Mualem, dalam rapat tersebut ia juga meminta agar menjelang Ramadhan nanti, pemerintah pusat memasok daging sapi beku ke Aceh.

Pasalnya, Aceh memiliki tradisi ‘makmeugang’ menjelang bulan puasa Ramadhan.

Tradisi ‘makmeugang’ identik dengan hidangan berbahan baku utama daging sapi, kerbau, atau kambing dalam porsi banyak untuk disantap bersama anggota keluarga.

“Tadi saya sampaikan kepada Mensos dan Menkeu. Aceh kalau meugang tidak makan daging itu tidak sah.

Daging paling mahal itu adanya di Aceh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved