Berita Banda Aceh
Mualem Sebut Kurang Ajar Pencuri Baut Jembatan, KASAD Menduga Itu Sabotase
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, memberikan tanggapan keras terhadap pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli
Ringkasan Berita:
- Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyesalkan dugaan sabotase hilangnya baut jembatan bailey pascabencana dan menyebutnya sebagai perbuatan kurang ajar.
- Mualem meminta pemerintah pusat memasok daging sapi beku menjelang Ramadhan agar masyarakat tetap bisa menjalankan tradisi khas Aceh.
- Ia juga mengusulkan bantuan lima unit ekskavator berban karet untuk mempercepat penanganan longsor dan pemulihan pascabencana.
PROHABA.CO, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, memberikan tanggapan keras terhadap pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait adanya dugaan sabotase berupa hilangnya baut pada jembatan bailey yang dibangun di Aceh pascabencana.
Mualem sangat menyesalkan perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut karena mengambil kesempatan di tengah bencana yang melanda Aceh.
Bukan saja menyesalkan, ia juga menyebut perbuatan itu sebagai perbuatan kurang ajar.
“Kurang ajar itu namanya. Kita imbau, sadarlah,” kata Mualem usai rapat koordinasi bersama Satgas Pemulihan Bencana di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).
Ia mengatakan, jembatan tersebut dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat dan barang pascabencana.
Infrastruktur itu dibangun untuk kepentingan masyarakat.
Jadi, jangan sampai ada yang mengambil baut-baut jembatan bailey tersebut.
Ia mengibaratkan, jika jembatan tersebut ambruk, yang dirugikan adalah masyarakat Aceh juga.
“Kalau ambruk, sembako macam mana orang pasok,” tukas Mualem dalam logat Melayu.
Baca juga: Cinta Lintas Benua, Christopher John Laffy Resmi Nikahi Princessilia di Prabumulih, Mahar Fantastis
Baca juga: Pemasangan Jembatan Bailey di Beutong Ateuh Dipacu, Target Rampung Jumat
Minta dikirim daging
Menurut Mualem, dalam rapat tersebut ia juga meminta agar menjelang Ramadhan nanti, pemerintah pusat memasok daging sapi beku ke Aceh.
Pasalnya, Aceh memiliki tradisi ‘makmeugang’ menjelang bulan puasa Ramadhan.
Tradisi ‘makmeugang’ identik dengan hidangan berbahan baku utama daging sapi, kerbau, atau kambing dalam porsi banyak untuk disantap bersama anggota keluarga.
“Tadi saya sampaikan kepada Mensos dan Menkeu. Aceh kalau meugang tidak makan daging itu tidak sah.
Daging paling mahal itu adanya di Aceh.
Berita Banda Aceh
Baut Jembatan
Pencuri Baut Jembatan
Gubernur Aceh Muzakir Manaf
Mualem
KASAD
Maruli Simanjuntak
Prohaba.co
Prohaba
| Pemerintah Kota Banda Aceh Raih Opini WTP 18 Kali Berturut-turut dari BPK-RI |
|
|---|
| Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PAN-RB |
|
|---|
| Propam Polda Aceh Periksa Oknum Polisi Terkait Penangguhan Kasus Khalwat |
|
|---|
| BMKG Peringatkan Gelombang Hingga 2,5 Meter di Sejumlah Perairan Aceh, Nelayan Diminta Waspada |
|
|---|
| Warga Peunayong Geger, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Toilet Masjid |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Gubernur-Aceh-Mualem-88.jpg)