Minggu, 31 Mei 2026

Berita Nagan Raya

Warga Nagan Raya Ditemukan Meninggal, Diduga Dimangsa Harimau

Ibnu Hajar (64) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan, hanya menyisakan tulang belulang di kawasan hutan setempat.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Houston Zoo
ILUSTRASI HARIMAU- Harimau asli Indonesia terdiri dari beberapa jenis spesies, namun saat ini Harimau di Indonesia yang belum punah hanya tinggal Harimau Sumatera.seorang warga Desa Krueng Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Ibnu Hajar (64) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan, hanya menyisakan tulang belulang di kawasan hutan setempat. 
Ringkasan Berita:
  • Korban Ditemukan Tinggal Tulang, Ibnu Hajar (64) warga Nagan Raya ditemukan meninggal di hutan Krueng Seumayam.
  • Diduga Dimangsa Harimau, Di lokasi penemuan terdapat banyak jejak tapak kaki harimau, memperkuat dugaan serangan satwa liar.
  • Imbauan Kepolisian, Warga diminta lebih waspada saat beraktivitas di hutan karena ancaman harimau masih nyata.

 

PROHABA.CO, NAGAN RAYA - Peristiwa tragis menimpa seorang warga Desa Krueng Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Ibnu Hajar (64) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan, hanya menyisakan tulang belulang di kawasan hutan setempat.

Korban diduga kuat menjadi mangsa harimau liar yang masih berkeliaran di wilayah tersebut.

Penemuan jasad korban terjadi pada Selasa (12/1/2026) setelah tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Darul Makmur, Koramil 05/Darul Makmur, BPBD Nagan Raya, serta masyarakat melakukan pencarian intensif selama kurang lebih empat jam.

Tim menyisir hutan dan aliran sungai hingga akhirnya menemukan beberapa bagian tubuh korban.

Kapolres Nagan Raya AKBP Benny Bathara melalui Kapolsek Darul Makmur Iptu Ade Haidir membenarkan temuan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa dugaan kuat korban meninggal dunia akibat serangan harimau, mengingat di lokasi ditemukan banyak jejak tapak kaki satwa buas tersebut.

“Beberapa bagian tubuh yang ditemukan hampir tidak menyisakan daging.

Dugaan kuat korban dimangsa harimau,” ujarnya.

Baca juga: Seekor Sapi Milik Warga Peunaron Aceh Timur Mati Diduga Dimangsa Harimau

Kronologi Korban Hilang

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban berangkat ke hutan pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dengan membawa sejumlah perlengkapan, termasuk parang, kain panjang, sejadah, sarung, serta jeriken berisi 30 liter minyak pertalite untuk mesin chainsaw.

Dalam perjalanan, ia sempat menumpang kendaraan warga yang biasa digunakan di medan berlumpur.

Pada Senin (5/1/2026), korban menginap di sebuah gubuk bersama dua rekannya, Hamzah dan Salman.

Keesokan harinya, ia berpamitan untuk pergi ke sungai mencari ikan yang berjarak sekitar 300 meter dari gubuk.

Tim gabungan dari TNI Polri saat membawa pulang tulang korban mangsa harimau, Nagan Raya
DIMANGSA HARIMAU - Tim gabungan dari TNI Polri saat membawa pulang tulang korban mangsa harimau di rumah duka di Desa Krueng Seumayam, Darul Makmur, Nagan Raya, Selasa (12/1/2026). (Serambinews.com/Dok Polsek)

Korban meninggalkan tas miliknya dengan pesan bahwa jika tas tersebut tidak ada, berarti ia sudah pulang ke kampung.

Namun hingga sore hari, korban tak kunjung kembali.

Hamzah dan Salman kemudian keluar dari hutan dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta kepada istri korban. 

Karena korban tidak ditemukan, pihak keluarga akhirnya melaporkan ke kepolisian.

Baca juga: Panpel Persiraja Banda Aceh Larang Suporter PSMS Medan Hadir di Stadion Lampineung

Penemuan Jejak Harimau

Pencarian resmi dilakukan pada Senin (12/1/2026).

Tim gabungan menemukan banyak jejak tapak kaki harimau di sekitar lokasi pencarian.

Tak lama kemudian, ditemukan tulang pangkal lengan kanan dan kiri serta bagian atas tengkorak manusia di beberapa titik.

Bagian tubuh tersebut diyakini kuat milik Ibnu Hajar.

Setelah pencarian lanjutan tidak membuahkan hasil, operasi dihentikan.

Tulang-tulang yang ditemukan dibawa ke rumah duka untuk dilakukan fardhu kifayah oleh keluarga dan masyarakat setempat.

Kapolsek Darul Makmur mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di hutan.

Ancaman satwa liar, khususnya harimau, masih nyata di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus berkoordinasi untuk mengantisipasi kejadian serupa.

(SerambiNews.com/Rizwan)

Baca juga: Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, 10 Hikmah dan Pelajaran Pentingnya

Baca juga: John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Langsung Komunikasi dengan Jay Idzes dan Pemain Lainnya

Baca juga: Harimau Kembali Mangsa Ternak Warga di Aceh Timur, Ini Langkah Yang Diambil BKSDA

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News


 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved