Berita Banda Aceh
91 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi Usai 54 Hari Banjir dan Longsor
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh sejak akhir November 2025 lalu masih menyisakan dampak besar hingga kini.
Dalam peristiwa tersebut, tercatat 561 orang meninggal dunia dan 30 orang dilaporkan hilang.
Angka ini menunjukkan betapa besar skala bencana yang terjadi, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.
(SerambiNews.com/Rianza Alfandi)
Baca juga: Mendagri Tinjau Aceh Utara, Krisis Pangan Jadi Sorotan Pascabanjir Bandang
Baca juga: Sebulan Pascabanjir, Ratusan Ribu Pengungsi Aceh Masih Bertahan dalam Ketidakpastian
Baca juga: Pascabanjir, Satlantas Polres Aceh Singkil Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Organisasi Arsitek Dunia Pilih Aceh untuk Penyelenggaraan Konferensi Internasional |
|
|---|
| Kasus Campak di Aceh Turun 2026, KLB Masih Mengancam Akibat Rendahnya Imunisasi |
|
|---|
| Muzakir Manaf Dorong Harmonisasi Pusat-Daerah dalam Forum Silaturrahmi Menko Polkam |
|
|---|
| Sepasang Remaja Terduga Khalwat Digerebek Tim Pageu Gampong di Banda Aceh |
|
|---|
| Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/tenda-pengungsi-di-Aceh-Timur.jpg)