Berita Aceh Barat
Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 58,7 Hektare, Api Berhasil Dipadamkan
kebakaran hutan dan lahan yang sempat melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Ringkasan Berita:
- Karhutla di Aceh Barat menghanguskan 58,7 hektare lahan di tujuh kecamatan dan 12 gampong selama hampir tiga pekan.
- Api berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat penetapan status tanggap darurat, kolaborasi lintas instansi, dan dukungan hujan.
- Pemerintah mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah karhutla terulang.
PROHABA.CO, ACEH BARAT - Musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Aceh Barat mencapai 58,7 hektare (Ha).
“Wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan yang sempat melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Selama hampir tiga pekan, api menghanguskan sekitar 58,7 hektare lahan yang tersebar di 12 gampong.
Karhutla terjadi sejak 15 Januari hingga awal Februari 2026. Titik-titik api muncul di sejumlah wilayah, mulai dari Suak Raya hingga Meunasah Rambot.
Untuk mempercepat penanganan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menetapkan status tanggap darurat.
Upaya pemadaman melibatkan kerja sama lintas instansi, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta tim modifikasi cuaca dari BNPB.
Dukungan hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir turut membantu meredakan dan memadamkan api.
Baca juga: Karhutla Aceh Barat Capai 19 Hektare, SD Suak Raya Terpaksa Diliburkan
Baca juga: Polda Metro Jaya Dalami Motif Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung, Diduga Sindikat Perdagangan Anak
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, memastikan kondisi saat ini sudah aman dan terkendali.
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Karhutla bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain dukungan aparat, keterlibatan masyarakat setempat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemadaman.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga, bahwa upaya pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan meningkatnya kesadaran masyarakat, ancaman karhutla di masa mendatang diharapkan dapat diminimalkan.
(Serambinews.com/Sa'dul Bahri)
Baca juga: Karhutla Meluas di Aceh Barat, Titik Api Baru Muncul di Dua Wilayah
Baca juga: Dua Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Bireuen, Warga Diminta Waspada
Baca juga: BPS Catat Pengangguran di Aceh Turun, Tersisa 152 Ribu Orang per November 2025
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Aceh Barat
Kebakaran lahan
kebakaran lahan dan hutan
Karhutla
BPBD Aceh Barat
Kebakaran
Prohaba.co
Prohaba
| 14 Kambing Warga Abdya Mati Diduga Diserang Beruang Madu, Warga Resah |
|
|---|
| Remaja 15 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Suak Ribee Aceh Barat |
|
|---|
| Wali Nanggroe dan Bupati Aceh Barat Akan Temui Prabowo untuk Bahas Kelanjutan RS Regional Meulaboh |
|
|---|
| Tipidkor Polres Aceh Barat Lakukan Penggeledahan Kantor DP3AKB Terkait Dugaan Korupsi Dana BOKB |
|
|---|
| Remaja 12 Tahun Hanyut di Sungai Krueng Manggeng Abdya Ditemukan Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kebakaran-hutan-dan-lahan-karhutla-di-Kabupaten-Aceh-Barat-terus-meluas.jpg)