Berita Banda Aceh
BPS Catat Pengangguran di Aceh Turun, Tersisa 152 Ribu Orang per November 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat bahwa hingga November 2025, jumlah penduduk Aceh yang tidak bekerja atau menganggur mencapai 152 ribu orang
Ringkasan Berita:
- Pengangguran di Aceh mencapai 152 ribu orang (5,60 persen) per November 2025, namun turun 956 orang dibanding Agustus 2025.
- Penyerapan tenaga kerja meningkat 3,37 ribu orang, dengan total penduduk bekerja mencapai 2,56 juta orang.
- Pengangguran lebih tinggi di perkotaan dan pada perempuan, serta didominasi lulusan SMA di dunia kerja.
PROHABA.CO, BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat bahwa hingga November 2025, jumlah penduduk Aceh yang tidak bekerja atau menganggur mencapai 152 ribu orang, setara dengan 5,60 persen dari total angkatan kerja.
Meski demikian, angka tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 956 orang dibandingkan periode Agustus 2025.
Kepala BPS Aceh, Agus Andria, menjelaskan bahwa pada November 2025 jumlah penduduk usia kerja di Aceh mencapai 4,17 juta orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,72 juta orang termasuk dalam kategori angkatan kerja, sementara 1,45 juta orang lainnya tergolong bukan angkatan kerja.
“Dari total angkatan kerja, sebanyak 2,56 juta orang tercatat bekerja, sedangkan 152 ribu orang di antaranya masih menganggur,” ujar Agus, Jumat (6/2/2026).
Agus merinci, selama periode Agustus hingga November 2025, terjadi peningkatan penyerapan tenaga kerja di Aceh sebanyak 3,37 ribu orang.
Pada periode yang sama, tingkat pengangguran juga mengalami penurunan sebanyak 956 orang, menunjukkan perbaikan kondisi ketenagakerjaan meski masih menghadapi sejumlah tantangan.
Berdasarkan klasifikasi status pekerjaan, dari 2,56 juta penduduk Aceh yang bekerja, sebanyak 1,37 juta orang merupakan pekerja penuh.
Baca juga: BPS Catat Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Turun 1.364 Orang pada September 2025
Baca juga: ISBI Aceh Perkuat Kerja Sama dengan Pusjar SKMK LAN RI
Sementara itu, pekerja paruh waktu tercatat sebanyak 0,73 juta orang dan setengah pengangguran mencapai 0,41 juta orang.
Dari sisi partisipasi angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) masih didominasi oleh laki-laki dengan persentase mencapai 82,52 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan perempuan yang tercatat sebesar 47,80 persen.
Namun, tingkat pengangguran terbuka (TPT) justru lebih tinggi pada perempuan, yakni sebesar 8,33 persen, sementara laki-laki berada di angka 4,02 persen.
Secara wilayah, rata-rata pengangguran pada November 2025 lebih banyak terjadi di daerah perkotaan dengan persentase 8,12 persen, sedangkan di perdesaan sebesar 3,85 persen.
Dari aspek pendidikan, Agus menyebutkan bahwa tamatan SMA masih mendominasi dunia kerja di Aceh.
Lulusan SMA menyumbang sekitar 870 ribu pekerja atau 33,94 persen.
| Diduga Berebut Lahan Parkir, Jukir di Banda Aceh Disabet Parang Saat CFD Simpang Lima |
|
|---|
| Pemerintah Aceh Kawal Ketat SPMB 2026/2027, No Titip, No Jastip |
|
|---|
| Harga Elpiji 3 Kg Melonjak, Pedagang dan Konsumen Mengeluh |
|
|---|
| Usai Digembleng di Jantho, Prajurit Yonif 117/KY Siap Diberangkatkan ke Papua |
|
|---|
| Tujuh Dapur MBG di Kota Banda Aceh Berhenti Beroperasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-lowongan-kerja-2.jpg)