Sabtu, 11 April 2026

Berita Banda Aceh

Wagub Aceh Minta Dukungan BP BUMN Dialihkan ke Hunian Tetap

Fadhlullah menjelaskan, pada rencana awal BP BUMN menargetkan dukungan pembangunan sekitar 12 ribu unit huntara di Aceh.

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
DISKUSI HUNTARA – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan silaturrahmi dan diskusi terkait progress pembangunan huntara dan huntap di Aceh dengan BP BUMN Dony Oskaria serta Tedi Bharata di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (24/2/2026). Wagub Aceh Minta Dukungan BP BUMN Dialihkan ke Hunian Tetap. (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Wagub Aceh Fadhlullah bertemu pimpinan BP BUMN di Jakarta untuk membahas progres pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.
  • Pemerintah Aceh mengusulkan pengalihan dukungan 12 ribu huntara menjadi hunian tetap (huntap) karena pembangunan huntara oleh BNPB dan PUPR sudah berjalan masif.
  • BP BUMN menyetujui usulan tersebut dan akan menghitung kebutuhan anggaran, guna mempercepat pembangunan hunian permanen yang lebih layak dan berkelanjutan.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan silaturahmi sekaligus diskusi strategis terkait progres pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian BUMN/BP BUMN, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Dalam agenda tersebut, Fadhlullah diterima langsung oleh Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria, serta Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata.

Pertemuan ini membahas penyesuaian arah dukungan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Aceh.

Fadhlullah menjelaskan, pada rencana awal BP BUMN menargetkan dukungan pembangunan sekitar 12 ribu unit huntara di Aceh.

Baca juga: Wagub Aceh Minta Percepatan Pembangunan Hunian Tetap 

Namun, dalam perkembangannya, pembangunan huntara oleh pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berjalan cukup masif dan menjangkau banyak lokasi terdampak.

Sementara itu, kontribusi BP BUMN yang telah terealisasi hingga saat ini tercatat baru sekitar seribu lebih unit huntara.

Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Aceh menilai perlu adanya penyesuaian skema dukungan agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Karena itu, Pemerintah Aceh mengusulkan agar rencana awal pembangunan huntara dapat dialihkan untuk mendukung pembangunan huntap yang lebih permanen bagi masyarakat,” ujar Fadhlullah.

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh telah menyiapkan sejumlah lokasi untuk pembangunan hunian tetap.

Dengan kesiapan lahan tersebut, proses pembangunan dapat segera dipercepat apabila dukungan BP BUMN dialihkan ke sektor hunian permanen.

Baca juga: Pemerintah Aceh Percepat Identifikasi Lahan Hunian Tetap di 17 Kabupaten/Kota di Aceh

Menurut Fadhlullah, pembangunan huntap menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara.

Hunian tetap dinilai lebih memberikan kepastian, kenyamanan, serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi warga pascabencana.

Menanggapi usulan tersebut, Dony Oskaria menyampaikan persetujuannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved