Selasa, 2 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Angka Kecelakaan di Aceh Timur Naik, 78 Orang Meninggal Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, angka kecelakaan memang mengalami fluktuasi, namun tingkat fatalitas atau jumlah korban meninggal dunia justru menunjukkan tren

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: DOK. SATLANTAS POLRES ACEH TIMUR
HIACE TUBRUK TRONTON - Beginilah kondisi mobil penumpang Hiace setelah menubruk dari belakang truk tronton di Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (13/4/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Angka Kecelakaan di Aceh Timur Naik, 78 Orang Meninggal Sepanjang 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Sepanjang 2025 terjadi 426 kecelakaan di wilayah hukum Polres Aceh Timur dengan 78 korban meninggal dunia, meningkat dari 62 orang pada 2024.
  • Mayoritas kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua, dipicu rendahnya kesadaran dan etika berlalu lintas.
  • Polisi mengimbau masyarakat disiplin berkendara, menggunakan helm SNI, serta melarang anak di bawah umur mengendarai motor.

 

PROHABA.CO - Jalan raya di wilayah hukum Polres Aceh Timur masih menjadi kawasan rawan kecelakaan lalu lintas

Sepanjang tahun 2025, angka kecelakaan memang mengalami fluktuasi, namun tingkat fatalitas atau jumlah korban meninggal dunia justru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Berdasarkan data capaian kinerja akhir tahun yang diterima media pada Selasa (3/3/2026), tercatat sebanyak 426 insiden kecelakaan terjadi sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Dari total kejadian tersebut, 78 orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi maupun setelah mendapatkan perawatan medis.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan 62 korban jiwa.

Kapolres Aceh Timur, Irwan Kurniadi, menegaskan bahwa peningkatan jumlah korban meninggal menjadi perhatian serius jajaran kepolisian.

Baca juga: Kecelakaan di Ruas Tol Sigli–Banda Aceh, Satu Tewas dan Dua Luka

Menurutnya, tingginya angka fatalitas menjadi catatan merah yang harus segera ditangani bersama.

“Ini menjadi catatan merah bagi kita semua.

Kecelakaan di wilayah kita masih didominasi oleh kendaraan roda dua.

Faktor pemicu utamanya bukan hanya kondisi jalan, melainkan rendahnya pemahaman serta etika dalam berlalu lintas,” ujar Irwan.

Selain korban meninggal dunia, kecelakaan sepanjang 2025 juga menyebabkan 46 orang mengalami luka berat dan 648 orang menderita luka ringan.

Meski demikian, dari sisi kerugian materiil tercatat mengalami penurunan. 

Jika pada 2024 total kerugian mencapai Rp1,36 miliar, maka pada 2025 turun menjadi Rp948,5 juta.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Hardi, menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan semata-mata tanggung jawab aparat kepolisian.

Baca juga: Pohon Tua Tumbang Timpa Rumah, IRT di Aceh Timur Meninggal Dunia

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved