Berita Aceh Utara
Angin Kencang Terjang Cot Girek, Rumah Lansia Roboh dan Puluhan Rumah Warga Rusak
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang menerjang sejumlah gampong di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara
Ringkasan Berita:
- Hujan deras disertai angin kencang merusak lebih dari 30 rumah warga di Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara.
- Kerusakan bervariasi dari rusak ringan hingga berat, termasuk rumah seorang lansia yang roboh sehingga penghuni terpaksa mengungsi.
- Tidak ada korban jiwa, sementara petugas masih melakukan pendataan untuk penyaluran bantuan kepada warga terdampak.
PROHABA.CO, ACEH UTARA – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang menerjang sejumlah gampong di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
Hingga Kamis malam, aparat kecamatan bersama perangkat gampong dan petugas terkait masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak.
Data tersebut nantinya akan direkap dan dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi sementara, angin kencang melanda sejumlah gampong di Kecamatan Cot Girek, di antaranya Gampong Tempel, Alue Leuhob, Alue Drien, Bantan, Gampong Cot Girek, serta beberapa desa lainnya.
Kerusakan yang ditimbulkan cukup beragam, mulai dari atap rumah yang beterbangan hingga bangunan yang roboh akibat tidak mampu menahan kuatnya terpaan angin.
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup parah berada di Gampong Tempel.
Rumah milik Muhammad Amin (32) dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap yang diterbangkan angin.
Baca juga: Digitalisasi Arsip Pemerintah Aceh Raih Nilai 91,51, Predikat Sangat Memuaskan
Selain itu, bagian depan dan belakang bangunan juga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Di gampong yang sama, musibah lebih berat dialami Tihawa (70), seorang janda lanjut usia.
Rumah yang ditempatinya dilaporkan roboh dan tidak lagi layak dihuni.
Akibat kondisi tersebut, Tihawa bersama anak dan cucunya terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.
Camat Cot Girek, Muhammad Kasim, S.Sos., mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan secara menyeluruh untuk memastikan jumlah rumah yang terdampak serta tingkat kerusakannya.
“Saat ini sedang pendataan, karena yang rusak berat, ringan dan sedang jumlahnya sekitar 30 lebih,” ujar Muhammad Kasim saat dikonfirmasi pada Kamis (4/6/2026) malam.
Menurutnya, petugas masih bergerak ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan verifikasi dan pencatatan kerusakan.
Karena itu, jumlah rumah yang terdampak kemungkinan masih dapat bertambah seiring selesainya proses pendataan di lapangan.
Baca juga: Setelah 58 Huntara Rusak, Angin Kencang Kembali Hantam Langkahan, Pendataan Terkendala Listrik Padam
Muhammad Kasim menambahkan, pihak kecamatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara agar bantuan darurat dapat segera disalurkan kepada warga yang terdampak.
“Kami masih melakukan pendataan di sejumlah desa yang terdampak.
Data kerusakan rumah akan direkap dan disampaikan kepada Dinas Sosial serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi masyarakat.
Warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat kini membutuhkan bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka dan memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
Pemerintah kecamatan juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Pasalnya, hujan deras yang disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Aceh Utara dalam beberapa hari ke depan.
Warga diminta untuk segera mencari tempat yang aman apabila terjadi cuaca buruk dan memperhatikan kondisi bangunan tempat tinggal guna menghindari risiko yang lebih besar saat angin kencang kembali terjadi.
(Serambinews.com/Jafaruddin)
Baca juga: Angin Kencang Rusak 58 Huntara Korban Banjir di Aceh Utara, Warga Kembali Kehilangan Tempat Tinggal
Baca juga: Pemerintah Serahkan Bantuan Rumah Rusak untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang
Baca juga: Pengeboran Sumur di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Setelah 58 Huntara Rusak, Angin Kencang Kembali Hantam Langkahan, Pendataan Terkendala Listrik Padam |
|
|---|
| Angin Kencang Rusak 58 Huntara Korban Banjir di Aceh Utara, Warga Kembali Kehilangan Tempat Tinggal |
|
|---|
| Sumur Bor Semburkan Gas dan Api di Aceh Utara, Puluhan Warga Masih Mengungsi |
|
|---|
| Pengeboran Sumur di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik |
|
|---|
| Tiga Perempuan Terlibat Jaringan Sabu di Aceh Utara, Polisi Ungkap dalam Sebulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Rumah-warga-di-kecamatan-Cot-Girek-Kabupaten-Aceh-Utara-roboh-dan-rusak-akibat-angin-kencang.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.