Rabu, 8 April 2026

Ramadhan 2026

Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-24 Ramadhan: Allah Kabulkan 24 Doa Mustajab

Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang menjadi pembeda utama antara malam Ramadhan dengan malam-malam lainnya. 

Editor: Muliadi Gani
PROHABA.CO/ Foto AI
SHALAT TARAWIH - Sujud saat shalat. Foto ilustrasi menggunaan AI. Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-24 Ramadhan: Allah Kabulkan 24 Doa Mustajab (Foto AI) 

Ringkasan Berita:
  • Keutamaan Tarawih Malam ke-24, Allah SWT menjanjikan pengabulan 24 doa mustajab bagi umat Islam yang melaksanakan shalat tarawih dengan ikhlas pada malam ke-24 Ramadhan.
 
  • Sepuluh Malam Terakhir RamadhanMalam ke-24 termasuk dalam fase paling istimewa, yaitu pembebasan dari api neraka dan pencarian Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
 
 

 

PROHABA.CO - Pada hakikatnya, setiap hari dalam bulan Ramadhan memiliki keutamaan tersendiri, terutama bagi umat muslim yang senantiasa melaksanakan ibadah-ibadah sunnah, seperti salat tarawih berjamaah.

Pada Ramadhan 1447 H yang tengah berlangsung, shalat tarawih menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan untuk memperkuat keimanan sekaligus mengharap ampunan dari Allah SWT.

Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang menjadi pembeda utama antara malam Ramadhan dengan malam-malam lainnya. 

Ibadah shalat tarwih ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Keutamaan yang dijanjikan dalam shalat tarawih sangatlah luar biasa dan mencakup berbagai aspek kehidupan. 

Karena itu, di malam ke-24 Ramadan atau di fase sepuluh hari terakhir Ramadhan, sejatinya harus dimaksimalkan dengan menghidupkan amalan-amalan yang terbebas dari api neraka jahannam.

Shalat tarawih pada bulan Ramadhan umumnya dibagi ke dalam tiga fase utama, sejalan dengan pembagian bulan Ramadhan itu sendiri: 

Sepuluh malam pertama (Fase Rahmat), shalat tarawih pada fase awal yang penuh dengan ampunan dan turunnya rahmat Allah SWT kepada umat Islam yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

Sepuluh malam kedua (Fase Maghfirah/Ampunan), memasuki pertengahan Ramadhan, fokus shalat tarawih adalah memohon ampunan Allah SWT atas dosa-dosa yang telah lalu.

Sepuluh malam terakhir (Fase Pembebasan dari Api Neraka), Fase ini dianggap yang paling istimewa karena merupakan saat-saat pencarian malam Lailatul Qadar (Itqun Minan Nar).  

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-23 Ramadhan: Ganjaran Kota di Surga

Sepuluh malam terakhir adalah puncak dari perjuangan ibadah di bulan suci.

Keutamaan salat tarawih di sepuluh malam terakhir Ramadhan sering menjadi pembahasan dalam berbagai kajian keislaman menjelang akhir bulan Ramadhan.

Pada waktu tersebut, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan menghidupkan malam dengan shalat, zikir, serta doa.

Sepuluh malam terakhir Ramadhan juga dikenal sebagai waktu untuk mencari malam Lailatul Qadar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved