Polusi Udara Tingkatkan Risiko Gangguan Penglihatan
Studi skala besar di Inggris telah menemukan kaitan antara polusi udara dengan peningkatan kasus degenerasi makula terkait usia (AMD)..
Sementara 52.602 peserta yang mejalani pemeriksaan mata selama studi, 75 persen memiliki diagnosis klinis AMD dan mengalami perubahan struktural pada mata saat dilakukan pencitraan retina pada akhir penelitian.
Sedangkan peserta yang tidak memiliki diagnosis klinis AMD, 12 persen juga mengalami perubahan struktural pada mata.
Menariknya, peneliti juga menemukan partisipan yang tinggal di lingkungan rumah dengan materi partikulat halus (PM2.5) memiliki risiko AMD 8 persen lebih tinggi.
“Ini menunjukkan bahwa tingkat polusi udara yang lebih tinggi dapat menyebabkan sel-sel menjadi lebih rentan terhadap perubahan yang merugikan dan meningkatkan risiko AMD,” Dr Sharon Chua, peneliti lain yang terlibat dalam studi.
Temuan tersebut pun pada akhirnya dapat memberikan gambaran bahwa tinggal di daerah dengan udara yang tercemar, terutama berasal dari partikel halus atau partikel terkait pembakaran yang berasal dari lalu lintas jalan raya, dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada mata.
Studi kaitan polusi udara dengan dampak terhadap gangguan penglihatan ini telah dipublikasikan di Journal of Ophthalmology. (kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/polusi-udara.jpg)