Breaking News:

Efek Vaksin pada Wanita Lebih Buruk Dibanding Pria

Menurut studi yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, perempuan lebih banyak melaporkan efek samping vaksin Covid-19 ...

Efek Vaksin pada Wanita Lebih Buruk Dibanding Pria
FOTO: KOMPAS.COM
Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal terhadap seniman dan budayawan Yogyakarta, Rabu (10/3/2021).

Studi lain yang meneliti reaksi anafilaksis terhadap vaksin influenza antara tahun 1990 dan 2016 menunjukkan bahwa wanita bertanggung jawab atas sebagian besar efek samping yang merugikan.

Baca juga: Ada Empat Pertanyaan Belum Terjawab soal Vaksin Covid-19

Julianne Gee, petugas medis di Kantor Keamanan Imunisasi CDC mengatakan bahwa secara umum wanita memang memiliki lebih banyak reaksi terhadap berbagai vaksin dibanding pria.

"Ini termasuk vaksin influenza yang diberikan pada orang dewasa dan vaksin lain yang diberikan saat masih bayi seperti vaksin hepatitis B dan vaksin MMR untuk campak, gondok, dan rubella," kata Gee.

Penyebab berbeda

Berkaitan dengan apa yang menyebabkan perbedaan ini, ahli imunologi di Universitas Toronto mengatakan faktor biologi berperan penting.

“Respons imun wanita berbeda dalam banyak hal, dari respons imun laki-laki,” kata Eleanor Fish, ahli imunologi di Universitas Toronto.

Penelitian telah menunjukkan bahwa perempuan menghasilkan lebih banyak–terkadang dua kali lebih banyak--antibodi pelawan infeksi sebagai respons terhadap vaksin untuk influenza, MMR, demam kuning, rabies, serta hepatitis A dan B.

"Perempuan sering meningkat tanggapan yang lebih kuat dari sistem kekebalan yang disebut sel T," kata Ms Gee. "Perbedaan ini sering kali lebih kuat di antara orang dewasa yang lebih muda yang menunjukkan efek biologis.

Mungkin terkait dengan hormon reproduksi," katanya.

Hormon seks, termasuk estrogen, progesteron, dan testosteron juga dapat mengikat permukaan sel kekebalan dan memengaruhi cara kerjanya.

Halaman
1234
Berita Populer
Editor: Muliadi Gani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved