Kamis, 4 Juni 2026

Internasional

500 Anggota “Bela Diri” Meksiko Lawan Kartel

Pemerasan terhadap petani alpukat oleh kartel makin parah di Meksiko barat, sehingga 500 orang berkumpul dan berjanji untuk membantu polisi pada ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SUMBER: AP PHOTO/ARMANDO SOLIS
Anggota kelompok bela diri sipil di Meksiko berjanji akan membantu polisi melawan kartel narkoba. 

PROHABA.CO, NUEVO URECHO - Pemerasan terhadap petani alpukat oleh kartel makin parah di Meksiko barat, sehingga 500 orang berkumpul dan berjanji untuk membantu polisi pada Sabtu (27/11).

Kelompok bersenjata itu menyebut diri mereka sebagai kelompok “bela diri” yang dikenal sebagai United Towns, atau Pueblos Unidos.

Mereka berkumpul untuk rapat umum di kota Nuevo Urecho, di negara bagian barat Michoacan.

Banyak diantaranya dipersenjatai dengan AR-15 dan senapan lainnya, serta koleksi senapan yang beraneka ragam.

Mereka mengatakan bahwa kartel narkoba seperti Viagras dan kartel Jalisco telah membebankan 'pajak perang' kepada petani alpukat sekitar 2.500 dollar AS (Rp 36 juta) per hektar.

Bosan dengan tuntutan pemerasan dan penculikan, petani dan pemilik tanah membentuk kelompok pada 2020, dan sekarang mengklaim memiliki hampir 3.000 anggota.

“Beberapa dari kami telah menjadi korban dari situasi ini, penculikan, pemerasan,” kata seorang pemimpin kelompok main hakim sendiri bertopeng ini melansir AP pada Sabtu (27/11).

Baca juga: Rosalinda Gonzalez, “Ratu Narkoba” Meksiko Diciduk

Dia meminta namanya tidak digunakan karena takut akan pembalasan dari geng.

Untuk saat ini, para warga tampaknya bersedia menanggapi janji Gubernur Alfredo Ramirez Bedola untuk melucuti berbagai senjata anggota kelompoknya.

"Kami mencapai kesepakatan dengan walikota untuk meningkatkan jumlah polisi" yang berpatroli di daerah itu,” tambahnya.

"Untuk saat ini, kami menyimpan senjata kami, tetapi kami akan waspada untuk keluar dan mendukung polisi setiap saat."

Pueblos Unidos telah menggelar aksi unjuk rasa bersenjata di beberapa kota di Michoacan selama setahun terakhir.

Tetapi, mereka selalu mengatakan lebih suka pasukan keamanan resmi melakukan pekerjaan mengusir geng kriminal Meksiko.

Hukum Meksiko melarang sebagian besar warga sipil memiliki hampir semua senjata api, kecuali senapan berburu atau senapan kaliber sangat rendah.

Baca juga: Luar Biasa, Bandar Narkoba di Labusel Jual 300 Gram Sabu dalam Sepekan

Tapi Michoacan memiliki sejarah gerakan milisi "pertahanan diri" sipil bersenjata dari 2013 dan 2014.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved