Breaking News:

KPK Dalami Barang Bukti Terkait Pengusulan Dana Insentif Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami barang bukti terkait pengajuan usulan Dana Insentif Daerah (DID) untuk Kabupaten Tabanan, Bali Tahun 2018

Editor: Muliadi Gani
kompas.com
Gedung KPK. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami barang bukti terkait pengajuan usulan Dana Insentif Daerah (DID) untuk Kabupaten Tabanan, Bali Tahun 2018.

Pendalaman itu dilakukan penyidik melalui pemeriksaan Inspektur Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2014-2021 I Gede Urip Gunawan dan pegawai Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Riva Setiara sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa, (7/12/2021).

"Kedua saksi didalami keterangannya terkait beberapa barang bukti terkait dengan usulan dana DID dan dugaan adanya aliran sejumlah dana untuk pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, melalui keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Dalam kasus ini, KPK telah menggeledah sejumlah tempat di Kabupaten Tabanan, Bali, pada Rabu (27/10/2021).

Lokasi yang digeledah antara lain Kantor Dinas PUPR, Kantor Bapelitbang, Kantor Badan Keuangan Daerah Tabanan, Kantor DPRD, serta rumah kediaman pihak yang terkait dengan perkara tersebut.

Baca juga: 57 Mantan Pegawai KPK Diangkat Jadi ASN Polri

Baca juga: KPK Yakin Hakim MA Profesional Tangani Kasasi Edhy Prabowo

"Saat ini tim penyidik masih terus bekerja mengumpulkan dan melengkapi alat bukti yang diperlukan dalam proses penyidikannya," ujar Ali, melalui keterangan tertulis, Kamis (28/10/2021).

Kendati demikian, KPK belum bisa menyampaikan secara utuh konstruksi perkara dari hasil penyidikan, pasal yang disangkakan, dan siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Pengumuman penetapan tersangka kami akan sampaikan apabila penyidikan telah dinyatakan cukup dan dilakukan upaya paksa baik penangkapan maupun penahanan para tersangka," ucap Ali.

"Kami harap publik terus memantau perkembangan kegiatan ini sebagai wujud transparansi kami sekaligus upaya pelibatan masyarakat dalam setiap kerja-kerja pemberantasan korupsi oleh KPK," tutur dia.(kompas.com)

Baca juga: Selidiki Pemberian Uang kepada Bupati Kuansing, KPK Periksa Komisaris PT AA

Baca juga: Terkait Kasus Suap, KPK Dalami Peran Orang Kepercayaan Bupati Banjarnegara

Baca juga: KPK Dalami Proses Lelang Proyek Infrastruktur di Musi Banyuasin

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved