Internasional

Disanksi Visa dan Mastercard, Bank Rusia Gunakan UnionPay

Kartu kredit yang dikeluarkan oleh bank-bank Rusia yang menggunakan sistem pembayaran Visa dan Mastercard akan berhenti berfungsi di luar negeri ...

Editor: Muliadi Gani
WIKIMEDIA COMMONS/UNIONPAY
Logo UnionPay 

PROHABA.CO, MOSKWA - Kartu kredit yang dikeluarkan oleh bank-bank Rusia yang menggunakan sistem pembayaran Visa dan Mastercard akan berhenti berfungsi di luar negeri setelah 9 Maret.

Bank sentral Rusia mengatakan, sebagai gantinya, sejumlah bank akan menggunakan sistem UnionPay dari Cina.

Kendati demikian, kartu Mastercard dan Visa yang diterbitkan di Rusia masih tetap diterima di Rusia hingga masa berlakunya habis.

Pengumuman itu muncul setelah Visa dan Mastercard mereka menangguhkan operasinya di Rusia, sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (6/3).

Langkah itu diambil Visa dan Mastercard sebagai langkah untuk memprotes invasi Rusia ke Ukraina

Bank sentral menambahkan bahwa banyak bank Rusia berencana untuk mengeluarkan kartu menggunakan UnionPay.

Sistem dari Cina tersebut menurut bank sentral Rusia telah diaktifkan di 180 negara.

Baca juga: Pidato Pertama Kali Sejak Serangan Rusia, Presiden Ukraina : Saya Tidak Sembunyi

Baca juga: Pasukan Rusia Dituduh Perkosa Perempuan Ukraina Selama Invasi

Sementara itu, beberapa bank lain seperti Sberbank dan Tinkoff mulai mengeluarkan kartu yang menggunakan sistem pembayaran Mir domestik Rusia dengan UnionPay.

Bank sentral menyarankan warga yang saat ini berada di luar negeri, untuk menarik uang tunai sebelum larangan mulai berlaku.

Sebelumnya, Visa dan Mastercard menjadi perusahaan besar AS terbaru yang bergabung dengan pembekuan bisnis Moskwa atas invasinya ke Ukraina.

“Memperhatikan sifat konflik saat ini yang belum pernah terjadi sebelumnya dan lingkungan ekonomi yang tidak pasti, kami memutuskan untuk menangguhkan layanan jaringan kami di Rusia,” tulis Mastercard dalam pernyataannya.

Sedangkan Visa mengatakan, penangguhan akan segera berlaku, sebagaimana dilansir AFP.

Visa akan bekerja dengan klien dan mitranya di Rusia untuk menghentikan semua transaksi Visa selama beberapa hari mendatang.(kompas.com)

Baca juga: Rusia Mengatakan Barat Berperilaku seperti Bandit

Baca juga: Vladimir Putin Tetap Akan Serang Ukraina Meski Bisa Akhiri Perang Rusia, Ini Alasan Dibaliknya

Baca juga: Invasi Rusia ke Ukraina pada Hari ke-6, Pasukan Putin Kehabisan Bahan Bakar dan Makanan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved