Dokter Diam-Diam Hamili Puluhan Pasien dan Punya 50 Lebih Anak
Film dokumenter “Our Father” tengah menjadi perbincangan hangat di banyak negara. Di Indonesia, film ini menduduki peringkat terpopuler ...
PROHABA.CO, INDIANA - Film dokumenter “Our Father” tengah menjadi perbincangan hangat di banyak negara.
Di Indonesia, film ini menduduki peringkat terpopuler nomor 3 dari 10 di layanan streaming Netflix.
“Our Father” baru saja dirilis di platform tersebut pada 11 Mei 2022 lalu.
Hingga Senin (16/5/22), film ini telah meraih rating 6.7/10 di situs IMDb dan 4.3/5di Google.
Film garapan sutradara Lucie Jourdan ini merupakan sebuah dokumenter yang diangkat dari kisah nyata.
Our Father menyoroti sisi gelap di bidang fertilitas yang terjadi di Indiana, Amerika Serikat.
Our Father mengangkat kisah seorang dokter kesuburan bernama Donald Cline, yang diam-diam menanamkan benih spermanya kepada para pasien melalui proses inseminasi buatan.
Merupakan film dokumenter, kisah di Our Father benar-benar terjadi di dunia nyata.
Tepatnya pada tahun 1970 hingga 1980-an.
Our Father dikemas dengan nuansa yang kelam dan mengerikan ketika membahas praktik keji yang dilakukan oleh dr Cline.
Film berdurasi 1,5 jam ini dapat membuat bulu kuduk penonton berdiri lewat sederet fakta yang mencengangkan.
Baca juga: Titi Kamal Makin Paham Potensi Diri Berkat Tes DNA
Kisah dibuka oleh Jacoba Ballard, seorang wanita yang menyimpan keraguan di hatinya ketika menyadari perbedaan fisik antara dia dengan ibunya.
Jacoba merupakan wanita berambut pirang dan mata biru cerah.
Sedangkan ibunya merupakan wanita berambut cokelat tua dan mata gelap.
Perbedaan fisik itu membuat Jacoba tumbuh dengan rasa penasaran.
Apalagi, sang bunda pernah mengakui bahwa ia dikaruniai Jacoba dari donor sperma.
Setelah dewasa, ia pun bertekad menjawab rasa penasaran itu dengan menjalani tes DNA.
Ternyata, hasil tes DNA mengungkapkan bahwa ia tidak hanya memiliki dua atau tiga saudara yang memiliki DNA sama, melainkan tujuh.
Hal itu membuat Jacoba merasa sangat ganjil, karena bibit sperma dari pendonor idealnya hanya boleh dilakukan maksimal tiga kali dalam proses inseminasi buatan.
Ia pun memutuskan mencari saudara tirinya satu per satu.
Setiap penelusuran berujung pada fakta yang semakin besar.
Ia menemukan puluhan saudara tiri yang ketika dilacak berasal dari klinik fertilitas milik dr Cline.
Baca juga: Wanita Jepang Tuntut Pendonor Sperma Rp 43 M karena Bohong
Penemuan saudara tiri yang semakin banyak membuat Jacoba gencar untuk menemukan dokter tersebut.
Dalam radius 60 kilometer, Jacoba berhasil menemukan lebih dari 50 saudara tiri yang berasal dari DNA dr Cline.
Fakta tersebut menghancurkan hati seluruh orang tua yang mengandung anak-anak dari 'benih' dr Cline.
Mereka tak menyangka bahwa pria tersebut menanamkan spermanya tanpa sepengetahuan mereka.
Jacoba dan puluhan saudaranya pun bertekad untuk mengungkap kasus ini ke publik.
Namun sayangnya, mereka tidak berhasil mendapatkan keadilan.
Dr Cline yang memiliki reputasi bagus di masyarakat dan pemerintah membuatnya sulit untuk ditumbangkan.
Segala tuduhan yang diberikan Jacoba menjadi sia-sia di pengadilan.
Selain itu, terdapat fakta baru yang mengejutkan para korban.
Perbuatan dr Cline diduga dipicu oleh kepercayaannya terhadap suatu aliran keagamaan.
Dr Cline diketahui aktif di gereja dan mengikuti komunitas 'Quiverfull'.
Baca juga: Ria Ricis dan Teuku Ryan Umumkan Jenis Kelamin Anak Pertama
Komunitas itu memiliki dogma tentang memiliki anak sebanyakbanyaknya agar mendapatkan surga.
Kisah ini cukup menarik perhatian publik pada masanya.
Baru-baru ini, sebuah film dokumenter yang mengisahkan tentang kasus dr Cline juga menjadi perbincangan.
Film Our Father berhasil menduduki peringkat terpopuler ke-3 dari 10 di daftar Netflix Indonesia.
Film yang diangkat dari kisah nyata ini juga trending di berbagai negara. Our Father baru saja dirilis pada 11 Mei 2022 lalu.
Namun, hingga Selasa (17/5/22), film ini telah meraih rating 6.7/10 di situs IMDb dan 4.3/5 di Google.
Kasus seperti Dr Cline Selain dr Cline, kasus serupa juga pernah terjadi di Amerika Serikat.
Pada 2020, sebuah film dokumenter berjudul “Baby God” diluncurkan untuk mengungkap kisah kelam dari kasus malapraktik yang dilakukan oleh dr Quincy Fortier.
Sama seperti dr Cline, dokter ini diam-diam melakukan inseminasi dengan memakai spermanya hingga mendapatkan ratusan anak dari DNA yang sama.
Film yang ditayangkan di HBO ini memiliki jalan cerita yang secara garis besar sama dengan Our Father.
Namun, pada kasus dr Fortier, ia melakukan perbuatan keci tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Ketika rahasianya terungkap, anak-anak dari keturunan dr Fortier berusaha mencari kebenaran tentang motifnya dan mencoba memahami identitas mereka sendiri.
Disutradari oleh Hannah Olson, ia merangkum sejumlah kesaksian dari para korban dr Fortier.
Nama dokter ini pertama kali menjadi buah bibir pada 2018 lalu karena peristiwa yang dialami seorang wanita bernama Wendy Babst.
Wendy yang hanya iseng melakukan tes DNA justru terpukul dengan kenyataan pahit.
Ayah kandungnya ternyata bukanlah pria yang selama ini membesarkannya.
Dr Fortier diketahui sudah menjalankan klinik kesuburan di Las Vegas, Amerika Serikat, sejak 1960 silam.
Ia dikenal sebagai salah satu dokter kesuburan yang cukup sukses menjawab kebutuhan para pasien program kehamilan.
Akan tetapi, kesuksesan itu menutupi perbuatan keji yang ia lakukan selama ini.
Beberapa korban juga mengaku bahwa mereka mengalami tindak pelecehan seksual selama berkonsultasi.
Film Baby God memiliki durasi 78 menit dan meraih rating 6.9/10 di IMDb dan 79 persen di Rotten Tomatoes.
(Kompas.com)
Baca juga: Dea Onlyfans Berharap Tak Ditahan Kejaksaan karena Sedang Hamil
Baca juga: Terkait Konten Ceramah Agama, Pemerintah Singapura Larang UAS Masuk ke Negaranya
Baca juga: Tertangkap Bawa 25 Kg Sabu, Kurir Terancam Hukuman Mati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kisah-Nyata-Dr-Cline-di-Film-Dokumenter-Our-Father.jpg)