Tahukah Anda
Hampir 1 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, hampir satu miliar dari tujuh miliar penduduk bumi kini mengalami beberapa bentuk gangguan kesehatan mental
“Investasi untuk kesehatan mental adalah investasi untuk kehidupan dan masa depan yang lebih baik untuk semua,” lanjutnya.
WHO juga menyoroti adanya kesenjangan antara negara kaya dan miskin terkait akses yang tidak setara ke perawatan kesehatan.
Sebab, tujuh dari sepuluh orang dengan psikosis di negara-negara berpenghasilan tinggi dapat menerima perawatan.
Sedangkan di negaranegara berpenghasilan rendah, hanya 12 persen pasien psikosis yang bisa menerima perawatan kesehatan.
Situasi ini dinilai lebih buruk pada kasus depresi.
Hanya sepertiga orang yang menderita depresi, menerima bantuan perawatan kesehatan mental secara formal.
Baca juga: Ada Lima Penyebab Turunnya Kesehatan Jantung, Salahsatunya Merokok
Mereka menggarisbawahi, meskipun negaranegara berpenghasilan tinggi menawarkan pengobatan untuk 23 persen kasus depresi, angkanya hanya mencapai 3 persen di negaranegara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.
Tedros menekankan, dunia harus mengubah sikap, tindakan, dan pendekatan untuk mempromosikan serta melindungi orang dengan gangguan kesehatan mental.
Kemudian, kemudahan akses untuk merawat mereka yang membutuhkan perlu menjadi prioritas.
“Kita dapat dan harus melakukan ini dengan mengubah lingkungan yang memengaruhi kesehatan mental kita dan mengembangkan layanan kesehatan mental berbasis masyarakat yang mampu mencapai cakupan kesehatan universal untuk kesehatan mental,” pungkas Tedros.
(Kompas. com)
Baca juga: Status Pandemi Covid-19 Belum Diubah WHO Menjadi Endemi
Baca juga: Cara Merawat Kesehatan Kulit untuk Usia 25 Tahun ke Atas
Baca juga: HARTA Kekayaan Eks Menteri Kesehatan yang Dipecat dari IDI, Capai Rp 91M
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-konsultasi-kesehatan-mental.jpg)