Rabu, 6 Mei 2026

Universitaria

Urgensi Mutu Kinerja dalam Akreditasi Sekolah

Pemberlakuan akreditasi sekolah/madrasah dengan menggunakan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) Tahun 2020 yang telah diimplementasikan ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Angota pengurus Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) Aceh, Dr H Ramli Abdullah Mpd 

Maka untuk itu, Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) telah mencanangkan sistem dan program dalam upaya perbaikan dan peningkatan mutu proses dan hasilnya dalam pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah.

Baca juga: Jalur Mandiri IAIN Lhokseumawe, Biaya Kuliah dan Link Pendaftaran

Memang dengan menggunakan paradikma baru terhadap akreditasi sekolah/madrarah yang berfokus kepada pemenuhan kinerja (performance) bagi sekolah/madrasah yang diakreditasi.

Maka dengan paradikma baru tersebut pemenuhan kinerja dalam pelaksanaan visitasi akreditasi sekolah/madrasah akan terlihat hasil akreditasinya pada pencapaian tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi bagi sekolah/madrasah.

Dengan demikian bahwa pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah berbasis Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) Tahun 2020 secara efisien dan objektif.

Hal ini bagi Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) merupakan suatu eksistensi sebagai sebuah lembaga penjaminan mutu eksternal pendidikan untuk kalangan sekolah/madrasah.

Pada dasarnya kegiatan akreditasi sekolah/madrasah telah berkomitmen untuk menerapkan sebuah standar akreditasi dalam upaya membangun dan meningkatkan mutu sekolah/madrasah dengan paradikma baru dengan pemenuhan kenerja dalam berbagai komponen, yaitu: Komponen Mutu Lulusan, Komponen Proses Pembelajaran, Komponen Mutu Guru, dan Komponen Manjemen Sekolah.

Hal inilah bagi sekolah/madrasah dituntut secara professional dan konsisten untuk melakukan pembenahan diri dan perbaikan secara berkelanjutan berdasarkan rekomendasi hasil akreditasi sebelummnya dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M).

Baca juga: Aktif dalam Percepat Vaksinasi, Umuslim Terima Penghargaan

Pencapaian Mutu Kinerja

Dari segi yang lain sekolah/madrasah dituntut untuk mengelola satuan pendidikannya menuju ke arah pencapaian mutu kinerja yang tinggi dari berbagai komponen mutu tersebut.

Maka oleh karena itu, bentuk penerapan berbagai program yang inovatif dalam mempersiapkan akreditas sekolah/madrasah dengan dorongan dan penuh tanggung jawab di kalangan internal sekoah/madrasah itu sendiri.

Dalam hubungannya dengan pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah juga memerlukan sarana dan prasarana yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berhubungan dengan sistem perangkat akreditasi sekolah/madrasah yang dikenal dengan Sistem Penilaian Akreditasi (SisPenA) dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M).

Bahwa dalam pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah, terutama para asesor yang melakukan visitasi secara langsung ke sekolah/madrasah, dan dalam hal ini para asesor akan melakukan visitasi lapangan yang bertumpu kepada talaah dokumentasi, wawancara, observasi dan penyebaran angket dengan para pihak yang berkepentingan, yakni Kepala Sekolah/Madrasah, Guru, Tenaga Kependidikan, Siswa dan Komite Sekolah/Madrasah (Orang Tua Siswa).

Pendekatan yang digunakan dalam akreditasi sekolah/madrasah yang merupakan perpaduan antara metode penelitian kualitatif dengan kuntitatif dalam menggali (menjaring) data secara objektif untuk mengahasilkan data yang valid dan reliabilitas yang tinggi dari berbagai komponen akreditasi dan berhubungan dengan substansi mutu kinerja sebuah sekolah/madrasah.

Bahwa akreditasi sekolah juga memerlukan dukungan integrasi data yang dilakukan antara Sistem Penilaian Akreditasi (SisPenA) dengan Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk data Sekolah, sedangkan data untuk Madrasah berda di Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dengan adanya pengintegragrikan berbagai sumber data sistem akreditasi sekolah/madrasah sehingga pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah akan lebih efektif dan efisien sehingga hasil akreditasi yang dicapai lebih objektif dan dapat dipertanggung jawabkan. Maka dengan demikian, hasil akreditasi sekolah/madrasah tersebut lebih bermakna dengan pendekatan kinerja (performance) secara utuh dan komprehensif sehingga sekolah/madrasah mampu meraih predikat unggul (A) yang akan melekat pada setiap sekolah/madrasah selama lima tahun ke depan.

(prohaba)

Baca juga: USK Laksanakan KKN Kolaborasi dan KKN Reguler Libatkan 3.775 mahasiswa

Baca juga: UBBG Luncurkan Aplikasi DC-LOM sebagai Upaya Menuju Smart University

Baca juga: Ingin Kuliah di UIN Ar-Raniry Jalur UMPTKIN ? Ini 28 Jurusan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved