Luar Negeri

Dugong, Hewan yang Menginspirasi Kisah Putri Duyung, Punah di Cina

Dugong atau duyung merupakan mamalia terkait dengan manatee dan dikatakan telah mengilhami dongeng kuno tentang kisah putri duyung dan Siren ...

Editor: Muliadi Gani
Foto: Getty Images
Dugong 

PROHABA.CO, BEIJING - Para peneliti menyatakan dugong punah di Cina, karena hanya tiga orang yang disurvei dari komunitas pesisir di Cina yang melaporkan melihat mamalia ini dalam lima tahun terakhir.

Dugong atau duyung merupakan mamalia terkait dengan manatee dan dikatakan telah mengilhami dongeng kuno tentang kisah putri duyung dan Siren (peri laut).

Dikenal sebagai raksasa paling lembut di lautan, perilaku dugong yang lambat dan santai ini kemungkinan membuatnya rentan terhadap penangkapan ikan yang berlebihan dan kecelakaan pelayaran.

Mamalia ini masih ada di tempat lain di dunia, tetapi menghadapi ancaman serupa.

"Kemungkinan hilangnya dugong di Cina adalah kerugian yang menghancurkan," kata Prof Samuel Turvey, dari Zoological Society of London (ZSL), yang ikut menulis studi penelitian.

Para ilmuwan di ZSL dan Chinese Academy of Science meninjau semua data sejarah di mana dugong sebelumnya ditemukan di Cina.

Mereka menemukan tidak ada penampakan dugong yang terverifikasi oleh para ilmuwan sejak tahun 2000.

Baca juga: 38 Bahasa Daerah di 12 Provinsi Terancam Punah, Bagaimana Aceh?, Kemendikbudristek Akan Revitalisasi

Para peneliti beralih menggunakan sains publik, dengan mewawancarai 788 anggota masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir yang teridentifikasi, untuk menentukan kapan masyarakat setempat terakhir melihatnya.

Rata-rata, warga melaporkan tidak pernah melihat duyung selama 23 tahun.

Hanya tiga orang yang pernah melihat satu ekor duyung dalam lima tahun terakhir.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved