Tahukah Anda

Asal-usul Nama-Nama Hari dalam Seminggu

Seperti yang telah diketahui, dalam satu minggu ada tujuh hari yang di antaranya Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO UNSPLASH.COM
Ilustrasi kalender 2022 berisi nama-nama hari dalam seminggu. 

Asal-usul nama hari dalam seminggu tak terlepas dari sejarah budaya bangsa Romawi.

Bangsa Roman menamai hari dalam seminggu menurut nama-nama dewa mereka dan berhubungan dengan lima planet, ditambah Matahari dan Bulan.

Baca juga: Arkeolog Temukan Salah Satu Masjid Tertua di Dunia

Mereka pun menganggap keduanya sebagai planet.

Semua bahasa Roman seperti Spanyol, Prancis, dan Italia masih memakai nama hari Romawi, kecuali hari Minggu yang bila diterjemahkan menjadi Lords’s Day atau Hari Tuhan, dan Sabtu yang diterjemahkan jadi Sabbath.

Penamaan nama hari dalam bahasa Inggris mengandung sisa-sisa tradisi Romawi yang kemudian dipilih kembali oleh orang-orang Jerman.

Bangsa ini mengadaptasi sistem Romawi dan mengidentifikasi dewa-dewa Romawi dengan dewa-dewa mereka sendiri.

Minggu atau sunday berasal dari bahasa Inggris Kuno, yaitu 'Sunnandæg'  yang merupakan hasil interpretasi Jermanik dari bahasa Latin dies solis, berarti 'hari matahari.'

Sebab, mitologi Jerman dan Nordik mempersonifikasikan Matahari sebagai dewi bernama Sunna atau Sól.

Senin juga berasal dari bahasa Inggris Kuno yakni 'Monandæg' lalu dinamai Máni, personifikasi Nordik dari Bulan.

Selasa berasal dari bahasa Inggris Kuno 'Tiwesdæg,' setelah Tiw, atau Tyr, dewa duel Nordik bertangan satu.

Ia disamakan dengan Mars, dewa perang Romawi.

Baca juga: Hiu Tertua di Dunia, Usianya Capai 5 Abad

Baca juga: Pohon Tertua di Dunia Terdapat di Chile

Rabu adalah 'hari Woden', atau Odin merupakan penguasa alam dan terkait dengan kebijaksanaan, sihir, kemenangan, hingga kematian.

Bangsa Romawi menghubungkan Woden dengan Merkurius karena keduanya adalah pemandu jiwa setelah kematian.

'Hari Thor' yang kemudian mendapatkan istilah berbahasa Inggris Kuno dewa guntur, kekuatan, dan perlindungan Nordik yang memegang palu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved