Kriminal

Diduga Jadi Calo Praja IPDN, Seorang ASN Kemendagri Jadi Tersangka Penipuan

OSN menjadi tersangka kasus penipuan setelah dilaporkan keluarga korbannya yang diiming-imingi lolos seleksi penerimaan Institut Pemerintahan ...

Editor: Muliadi Gani
TRIBUN-MEDAN.COM
ODI Satria Nugraha, Purna IPDN jadi calo calon Praja (HO). 

PROHABA.CO, MEDAN - Seorang ASN Kementerian Dalam Negeri berinisial OSN ditetapkan sebagai tersangka.

OSN yang bertugas di Dirjen Pemerintahan Desa Subdit Wilayah III jadi tersangka penipuan dan penggelapan calo masuk IPDN.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menetapkan seorang pegawai negeri sipil di Direktorat Jenderal Pemerintahan Desa Subdirektorat III Kementerian Dalam Negeri berinisial OSN sebagai tersangka.

OSN menjadi tersangka kasus penipuan setelah dilaporkan keluarga korbannya yang diiming-imingi lolos seleksi penerimaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

"Sudah dinaikkan ke tahap penyidikan.

Selanjutnya penyelidik akan mengagendakan untuk manggil terlapor, statusnya sendiri itu sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (3/1/2023).

Baca juga: Ini Cara Mencegah Modus Penipuan Kurir Paket Menurut Ahli

Baca juga: Penipu Asal Jogja Diamankan Polisi, Korban Kakak Beradik Dijanjikan Kerja di Angkasa Pura

Baca juga: Jaksa Perempuan dan Pengacara Digerebek Berduaan di Hotel

Chairunisa, pelapor, mengatakan OSN menjanjikan bisa meloloskan adiknya ke IPDN asalkan diberikan imbalan.

Namun, setelah menyetor uang dengan jumlah hingga Rp 670 juta, adik pelapor tidak lolos.

"Aku sempat tanya ke dia, kenapa nggak ada nama adik ku.

Tapi dia dalih, memang sengaja enggak dimasukkan karena mau dilompatin langsung ke tahap pantukhir, alasannya karena titipan," sebut Chairunisa.

Untuk meyakinkan Chairunisa, OSN disebut mencatut nama Kepala Badan Kepegawain Nasional (BKN).

"Pelaku ini mengaku dirinya adalah tangan kanan Kepala BKN, sehingga dengan mudah bisa memasukkan orang menjadi Calon Praja IPDN 2022 dan PPPK 2023," katanya.

(kompas.com)

Baca juga: Gelapkan Sertifikat dan Akta Jual Beli, Oknum Pengacara Ditahan

Baca juga: Diduga Tewas Dianiaya, Polda Aceh Autopsi Jenazah Tahanan BNNP

Baca juga: Sekelompok Pria Bersenjata Tembaki Penjara Meksiko

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved