Tahukah Anda
Mengapa Orang Mudah Marah Saat Mengemudi?
Beberapa dari kita mungkin pernah marah saat mengemudi, baik kesal dengan pengemudi lain maupun kesal karena kondisi jalan yang sangat macet atau ...
PROHABA.CO - Ketidakmampuan untuk mengontrol kemarahan juga dapat menjadi penyebab seseorang atau orang terdekat rentan memiliki gaya mengemudi agresif atau kerap marah saat di jalan raya, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk menekan risikonya.
Beberapa dari kita mungkin pernah marah saat mengemudi, baik kesal dengan pengemudi lain maupun kesal karena kondisi jalan yang sangat macet atau berlubang.
Dikutip dari American Psychological Society, kemarahan di jalan raya dapat disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti jalan raya yang macet dan faktor psikologis seperti stres atau tekanan yang berat.
Psikolog konseling, Jerry Deffenbacher, mengungkap beberapa hal yang membuat pengemudi terlibat dalam masalah di jalan raya, seperti tindakan agresif, tidak percaya dengan cara orang lain mengemudi, dan keinginan balas dendam, yang terkadang termasuk kekerasan fisik.
Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Kita Marah?
Deffenbacher juga mengatakan, pengemudi yang marah mengambil lebih banyak risiko di jalan, termasuk melebihi batas kecepatan, berpindah jalur dengan cepat, dan sebagainya.
Penyebab sering marah Dilansir dari Psychology Today, beberapa orang yang sering marah saat mengemudi memiliki suasana hati yang buruk sejak sebelumnya dan kondisi jalanan dapat memperburuk situasi tersebut.
Kebanyakan orang pernah mengalami stres akibat penutupan jalan yang tidak terduga atau kemacetan lalu lintas, dan itu adalah respons terhadap stresor yang membedakan orang yang rentan terhadap kemarahan di jalan dari orang lain.
Menurut peneliti lain, kemarahan di jalan melibatkan emosi dan kemampuan untuk mengatur emosi tersebut.
Baca juga: Mengapa Fenomena Udara Panas Melanda Indonesia?
Baca juga: Kenapa Orang Sangat Suka Bergosip?
Meski demikian, mengendalikan amarah tidak selalu menghasilkan perilaku buruk karena beberapa orang mampu menghadapi amarah secara konstruktif.
Cara cegah marah Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kita lebih tenang saat mengemudi.
Pertama, tidak terlambat agar memiliki banyak waktu sebelum sampai di tujuan sehingga kita tidak tidak mengemudi dengan sembrono atau agresif.
Kemudian, pastikan kebutuhan kendaraan terpenuhi, seperti tangki bahan bakar yang penuh, kondisi ban tidak bocor, dan sebagainya.
Hal penting lainnya, jangan masuk ke mobil untuk “mengeluarkan emosi”.
Alih-alih, pastikan kita berkepala dingin saat berada di belakang kemudi dan tidak berada di bawah pengaruh amarah.
(Kompas.com)
Baca juga: Mengapa Rasa Cemas Bisa Lebih Buruk pada Malam Hari?
Baca juga: Kenapa Jatuh Cinta Bikin Jantung Berdebar Kencang, Ini Alasannya
Baca juga: Mengapa Ban Berwarna Hitam?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-mengemudi-mengapa-orang-sering-marah-saat-mengemudi.jpg)