Luar Negeri
Main Seharian Saat Terik, Bocah Malaysia Meninggal Dehidrasi
Seorang bocah bernama Muhamad Syamil Aqil berusia 11 tahun di Malaysia meninggal karena dehidrasi.Bocah laki-laki itu meninggal karena sengatan panas
“Semua organ dalamnya, termasuk jantung dan ginjalnya kusut.
Darah dan cairan di tubuhnya sudah mengering,” kata Wanie.
“Saya ingin orangtua lain memperhatikan apa yang telah terjadi dari insiden tragis ini dan tidak membiarkan anak-anak mereka bermain di bawah terik matahari yang membakar karena suhu akhir-akhir ini cukup tinggi,” ujarnya.
“Tolong pastikan bahwa anak-anak minum cukup air dan tetap terhidrasi,” ujar si ibu, mengingatkan publik.
Direktur Jenderal Kesehatan Kelantan Datuk Dr Zaini Hussin juga mengonfi rmasi penyebab kematian anak tersebut.
“Hasil awal dari post-mortem yang dilakukan di departemen forensik HRPZ II menemukan bahwa anak tersebut menderita stroke panas dan dehidrasi,” katanya.
(Kompas.com)
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Harga Ikan di Kota Sabang Mendadak Mahal
Baca juga: Negeri Paman Sam Dilanda Suhu Dingin Ekstrem Hingga Pemadaman Listrik
Baca juga: Gelombang Panas di Spanyol, Lebih 500 Orang Tewas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Muhamad-Syamil-Aqil-beserta-keluarga.jpg)