Rabu, 27 Mei 2026

Luar Negeri

Profesor Harvard Mengaku Temukan Teknologi Alien

Profesor Harvard, Avi Loeb, yakin dia mungkin telah menemukan pecahan teknologi alien dari sebuah meteor yang mendarat di perairan Papua Nugini ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
PIXABAY/Pawel86
Ilustrasi alien. Luasnya alam semesta menjadi salah satu penyebab mengapa hingga saat ini alien tidak pernah terdeteksi. 

Ketika Anda melihatnya melalui mikroskop, mereka terlihat sangat berbeda dari latar belakang,” jelas Loeb.

“Mereka memiliki warna emas, biru, cokelat dan beberapa lainnya.

Mereka menyerupai miniatur Bumi,” tambahnya.

Analisis komposisi mereka menunjukkan bahwa spherules terbuat dari besi 84 persen, silikon 8 persen, magnesium 4 persen dan titanium 2 persen, ditambah elemen jejak.

“Batu itu memiliki kekuatan material yang lebih kuat dari semua batuan luar angkasa yang pernah dilihat sebelumnya, dan dikatalogkan oleh NASA,” tambah Loeb.

“Kami menghitung kecepatannya di luar tata surya.

Kecepatannya 60 km per detik, lebih cepat dari 95 persen semua bintang di sekitar matahari,” ujarnya.

Loeb menambahkan, fakta bahwa itu terbuat dari bahan yang lebih keras daripada meteorit besi, dan bergerak lebih cepat dari 95 persen dari semua bintang di sekitar matahari, menunjukkan kemungkinan itu adalah pesawat ruang angkasa dari peradaban lain atau beberapa gadget teknologi.”

(Kompas.com)

Baca juga: Meteor Diduga Jatuh di Aceh, Peneliti Lapan Beri Penjelasan

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Alien Tidak Pernah Terdeteksi?

Baca juga: Teleskop Radio Terbesar di Dunia Ikut Melacak Alien di Bima Sakti

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profesor Harvard Temukan Potongan Teknologi Alien dari Meteor di Papua Nugini, Bagaimana Bentuknya?", 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved