Kasus
Harun Masiku Dikabarkan Berada di Kamboja, Polri Segera kita Cek
Bareskrim Polri merespons beredarnya kabar tentang buron Harun Masiku berada di Kamboja. Polri menyatakan akan segera mengecek kabar tersebut dengan
PROHABA.CO, JAKARTA - Bareskrim Polri merespons beredarnya kabar tentang buron Harun Masiku berada di Kamboja.
Polri menyatakan akan segera mengecek kabar tersebut dengan berkoordinasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ya, nanti dicek dan kami koordinasikan dengan KPK," kata Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Krishna Murti saat dihubungi, Rabu (25/7/2023).
Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Krishna Murti mengaku segera mendalami temuan informasi tersebut kepada pihak otoritas terkait lainnya.
Krishna memastikan pelbagai temuan tersebut akan dibagikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah mengusut dugaan korupsi mantan caleg PDIP tersebut.
"Kami akan tindak lanjuti kerja sama dengan KPK dan Interpol serta otoritas Kamboja," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (26/7/2023).
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menambahkan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Interpol Kamboja.
"Interpol Indonesia sudah mengirimkan permintaan kepada Interpol Kamboja melalui chanel 1-24/7 terkait klarifikasi terhadap isu tersebut," ujar Ramadhan kepada wartawan, Rabu (26/7/2023).
"Sejauh ini Interpol Kamboja belum memberikan informasi terkait rumor tersebut," imbuhnya.
Menurut Ramadhan, bila Harun Masiku benar memasuki Kamboja melalui jalur resmi, pasti akan terdeteksi.
Apalagi red notice telah diterbitkan terhadap Harun.
Baca juga: Novel Baswedan Sebut Harun Masiku Tak akan Ditangkap
"Bila Saudara HM melalui perlintasan resmi di negara mana pun, pasti terdeteksi.
Kewajiban Interpol dari negara tersebut untuk menahan subjek dan menginformasikan ke Interpol Indonesia sebagai negara penerbit atau peminta red notice," jelasnya.
Sebelumnya KPK sempat mengirim tim pada Mei lalu ke negara tetangga setelah mendapat informasi keberadaan Harun Masiku.
Tanpa menyebut tegas negara tetangga dimaksud, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan tim KPK bergerak ke masjid dan gereja diduga tempat Harun singgah. Namun hasilnya nihil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kadiv-Hubinter-Krishna-Murti.jpg)