Kamis, 21 Mei 2026

Berita Kriminal

Modus Urus SIM Promo, Seorang Janda Ngaku Polwan di Luwu Timur Tipu Mahasiswa dan Pelajar

Seorang janda berinisial F (33) yang mengaku dirinya sebagai polwan Polres Luwu Timur telah melakukan penipuan terhadap 15 mahasiswa dan pelajar.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
TRIBUN-TIMUR.COM / IVAN
Janda berinisial F (33) yang mengaku sebagai polwan Polres Luwu Timur telah menipu 15 mahasiswa dan pelajar. 

PROHABA.CO, MALILI - Seorang janda berinisial F (33) yang mengaku dirinya sebagai polwan Polres Luwu Timur telah melakukan penipuan terhadap 15 mahasiswa dan pelajar.

Janda asal Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) itu menipu korbannya dengan modus pengurusan surat izin mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Luwu Timur.

Korbannya ada yang berasal dari Kecamatan Burau.

"Kalau ada yang mau urus SIM hubungi ka saja," kata F kepada korbannya.

Aksi penipuan yang dilakukan diungkap Kapolres Luwu Timur AKBP Zulkarnain saat konferensi pers di mapolres, Senin (29/1/2024) siang.

Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Muh Taufik mengatakan, sudah ada belasan korban penipuan yang dilakukan F.

"Jadi motifnya pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari," kata Bripka Taufik.

Baca juga: Tawarkan Mobil Murah, Penipu Catut Nama Polwan di Sulsel

"Ada 15 korbannya, mereka mahasiswa atau pelajar," ujar Bripka Taufik. 

Janda anak satu ini kini harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pekerjaan si tersangka ini adalah ibu rumah tangga," kata Bripka Taufik.

Sementara Kapolres Luwu Timur AKBP Zulkarnain mengatakan pelaku berpura-pura sebagai anggota polwan dari Polres Luwu Timur.

Pelaku lalu menawarkan program promo pengurusan SIM pada Polres Luwu Timur kepada korbannya.

"Pelaku ini mendatangi korban dengan memperkenalkan diri sebagai anggota polwan," kata AKBP Zulkarnain.

Pelaku menawarkan program promo pembuatan SIM dengan tarif Rp 200 ribu untuk SIM C.

Kemudian Rp 300 ribu untuk SIM A dan Rp 400 ribu untuk SIM B2 umum.

Baca juga: Pelaku Penipuan dengan Modus Arisan Dibekuk Saat Kabur ke Bali

Baca juga: BRAT CEMBURU, Seorang Pria Aceh Besar Bakar Sepmor Temannya

"Dana yang terkumpul dari hasil menipu Rp 25 juta. Uang tersebut dipakai pelaku untuk kebutuhan sehari-hari," ujar AKBP Zulkarnain.

AKBP Zulkarnain mengatakan aksi penipuan yang dilakukan F diungkap setelah korban melapor ke polisi.

"Tiga korban melapor, pelaku ngaku anggota polwan, urus SIM murah dan cepat, korban akhirnya terbuai," ujar kapolres.

Kapolres sebelumnya telah menyebarluaskan pemberitahuan dan nomor kontak ke warga waspada penipu mengatasnamakan Polres Luwu Timur.

"Jangan percaya calo," pesan kapolres.

Saat ditanya kapolres, F mengaku khilaf sampai mengaku polwan dan menipu.

"Saya khilaf pak," kata F kepada kapolres.

 

Baca juga: Fiorentina Vs Inter 0-1: Gol Lautaro Martinez Buat Inter Milan Berjaya di Puncak

Baca juga: Tiga Napi Kendalikan Bisnis Penipuan dari Lapas, Sasar Pemilik Dealer Motor

Baca juga: NAAS, Tiga Bocah Hanyut Terseret Arus di Kali Cepu Indah Subulussalam

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pelajar Jadi Korban Penipuan Modus Urus SIM Promo, Pelakunya Janda Ngaku Polwan di Luwu Timur, 

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved