Kesehatan
Air Beras, Rahasia Kecantikan Tradisional: Manfaat dan Fakta Ilmiah di Baliknya
Salah satu praktik tersebut, yang telah ada selama berabad-abad dalam budaya Asia Timur, adalah penggunaan air beras dalam perawatan kulit.
Penulis: Safira Aznura Yunda | Editor: Muliadi Gani
Air Beras, Rahasia Kecantikan Tradisional: Manfaat dan Fakta Ilmiah di Baliknya
PROHABA.CO - Di dunia yang serba canggih ini, kita sering kali beralih ke praktik-praktik tradisional untuk mengungkap rahasia kecantikan yang tersembunyi.
Salah satu praktik tersebut, yang telah ada selama berabad-abad dalam budaya Asia Timur, adalah penggunaan air beras dalam perawatan kulit.
Tapi apakah air beras benar-benar memiliki manfaat ilmiah untuk kecantikan kulit, atau hanya mitos belaka? Mari kita telusuri lebih lanjut.
Asal Usul Air Beras dalam Perawatan Kecantikan.
Penggunaan air beras dalam perawatan kecantikan merupakan tradisi yang sudah berlangsung lama di beberapa negara Asia Timur, termasuk Jepang, Korea, dan Cina.
Air beras biasanya digunakan sebagai toner, pencuci muka, dan masker kulit karena kemampuannya untuk mencerahkan, melembapkan, dan menyembunyikan noda pada kulit.
Manfaat-Manfaat yang Diklaim
Air beras dipercaya mengandung vitamin B dan antioksidan yang dapat mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi.
Selain itu, asam amino dalam air beras diklaim dapat membantu menyamarkan noda dan bekas jerawat.
Sifat pH air beras yang mirip dengan kulit manusia juga dipercaya dapat membantu menjaga keseimbangan pH kulit dan melembapkan kulit.
Air beras dipercaya dapat melembabkan kulit dan mencegah kekeringan.
Namun, hanya ada sedikit bukti ilmiah yang mendukung klaim ini.
Baca juga: Selain Sebagai Bumbu Aromatik Pada Masakan Sereh Juga Dapat Merawat Kecantikan Kulit
Baca juga: Mengonsumsi Makanan Asin Dapat Sebabkan Double Chin, Begini Penjelasan Dokter Kecantikan
Baca juga: Stres Akibat Keuangan Paling Berdampak bagi Kesehatan, Ini Alasannya
Beberapa pengguna mengklaim bahwa air beras juga dapat mengurangi kemerahan pada kulit sensitif dan produksi minyak berlebih pada kulit berminyak.
Meskipun praktik kecantikan tradisional sering membuat klaim ini, namun hanya ada sedikit bukti ilmiah yang mendukungnya.
| Bahaya Ikan Sapu-Sapu bagi yang Memakannya, Bisa Picu Kanker hingga Kerusakan pada Ginjal |
|
|---|
| Cegah Dehidrasi Saat Puasa, Ini 5 Minuman yang Cocok Dikonsumsi |
|
|---|
| 7 Manfaat Pisang Saat Berbuka Puasa, Energi Cepat Pulih dan Jaga Kesehatan Jantung |
|
|---|
| 6 Manfaat Berbuka Puasa dengan Minum Air Kelapa, Apa Saja? |
|
|---|
| Waspadai! Ada Pedagang Menggunakan Bahan Ikan Sapu-Sapu di dalam Siomay, Berikut Cara Mengenalinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Beras.jpg)