Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Palestina vs Israel

Hizbullah Serang Israel 1.013 Kali: 80.000 Pemukim Yahudi Terusir dari Utara

Lima serangan Hizbullah itu disebutkan menargetkan pos militer IDF di sektor timur di perbatasan Lebanon-Israel.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Mahmud Hams / AFP
Asap akibat pemboman mengepul saat warga Palestina yang terlantar melarikan diri dari Khan Yunis di Jalur Gaza selatan pada 30 Januari 2024, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas. 

PROHABA.CO -  Kelompok milisi Hizbullah, menyebut telah melakukan serangkaian serangan yang menargetkan tentara Israel.

Milisi Hizbullah Lebanon dilaporkan melakukan lima serangan terhadap pos-pos militer tentara Israel (IDF) di wilayah perbatasan pada Minggu (11/2/2024).

Lima serangan Hizbullah itu disebutkan menargetkan pos militer IDF di sektor timur di perbatasan Lebanon-Israel.

Kelompok Perlawanan Lebanon juga menekankan kalau jumlah operasi militer (serangan) yang dilakukan petempurnya selama 127 hari, sejak 8 Oktober 2023 hingga 11 Februari 2024, mencapai 1.013 serangan.

Dalam laporannya, Hizbullah merinci, lima serangan ke pihak Israel pada Minggu tersebut adalah:

- Pada pukul 09.00, petempur Hizbullah menargetkan peralatan spionase di situs Roueissat al-Alam di Perbukitan Kfar Shouba dan Peternakan Shebaa Lebanon yang diduduki dengan senjata yang sesuai, target terkena serangan langsung.

- Pada pukul 15.00, Hizbullah menyerang kumpulan tentara pendudukan Israel di Segitiga al-Tayhat dengan senjata roket.

Pada pukul 15.05, Hizbullah menargetkan peralatan mata-mata di lokasi al-Abbad dengan senjata yang tepat, dan langsung mengenainya.

- Pada pukul 15.20, Hizbullah juga langsung menyerang situs militer IDF Roueissat al-Alam dengan roket.

- Pada pukul 16.55, Hizbullah menargetkan kumpulan pasukan pendudukan Israel di Jabal Nather dengan roket, dan menghasilkan serangan langsung.

Baca juga: Israel Tarik Pasukan Gaza Buat Lawan Hizbullah, IDF Tak Sanggup Hadapi 2 Perang Sekaligus

Di tempat lain, Hizbullah menegaskan kembali bahwa serangan ini dilakukan untuk mendukung keteguhan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan sebagai solidaritas terhadap Perlawanan mulia mereka.

Pada hari Sabtu, media militer Perlawanan Islam di Lebanon merilis rekaman drone pengintai Israel Skylark I-Lex yang ditangkap oleh pejuang Hizbullah pada Sabtu.

Video tersebut menyoroti spesifikasi drone yang sebelumnya dipastikan Hizbullah dalam kondisi operasional yang baik.

Pemukim Utara Seperti Tersandera Hizbullah

Dalam konteks terkait, media Israel melaporkan pada Minggu kalau serangan-serangan militer Hizbullah di sepanjang perbatasan menunjukkan strategi kalau milisi perlawanan Lebanon itu “menjadikan pemukim di wilayah Utara yang diduduki sebagai sandera”.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved