Kamis, 7 Mei 2026

Perang Hamas Israel

Wow! Mesir Kerahkan 40 Tank ke Perbatasan Gaza, Ini Tujuannya

Dalam dua minggu terakhir, Mesir sudah mengerahkan sekitar 40 tank dan kendaraan tempur infanteri ke timur laut Sinai atau dekat perbatasan Gaza.

Tayang:
Editor: Jamaluddin
AFP/KHALED DESOUKI
Tank-tank Mesir dikerahkan ke dekat perbatasan Rafah di selatan Jalur Gaza pada 31 Oktober 2023 lalu ketika perang Israel vs Hamas berkecamuk. 

Pengerahan puluhan tank Mesir itu terjadi menjelang operasi militer Israel di Kota Rafah, selatan Jalur Gaza, lokasi jutaan penduduk Palestina mengungsi.

PROHABA.CO Kabar baru datang dari kawasan Jalur Gaza, Palestina.

Dalam dua minggu terakhir, Mesir sudah mengerahkan sekitar 40 tank dan kendaraan tempur infanteri ke timur laut Sinai atau ke dekat perbatasan Gaza, Palestina.

Informasi tersebut disampaikan oleh dua sumber di sektor keamanan negara itu.

Mereka menyebutkan, pengerahan tank itu termasuk upaya Mesir meningkatkan keamanan di perbatasannya dengan Gaza.

Dikutip dari Kompas.com, pengerahan puluhan tank Mesir itu terjadi menjelang operasi militer Israel di Kota Rafah, selatan Jalur Gaza, lokasi jutaan penduduk Palestina mengungsi.

Jet-jet tempur Israel sudah menyerang Rafah yang terletak di perbatasan.

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, pada Jumat (9/2/2024) memerintahkan militernya bersiap mengevakuasi para pengungsi.

Reuters pada Jumat (9/2/2024) melaporkan, Mesir membangun tembok perbatasan dari beton setinggi enam meter dengan kawat berduri di atasnya sejak perang Israel-Hamas pecah pada 7 Oktober 2023 lalu.

Mesir juga membangun tanggul dan meningkatkan pengawasan di pos-pos perbatasan.

Bulan lalu, layanan informasi negara Mesir menyebutkan bahwa beberapa tindakan di perbatasan untuk menanggapi dugaan Israel bahwa Hamas mendapat senjata selundupan dari Mesir.

Disebutkan bahwa tiga lapis pengalang tidak memungkinkan terjadinya penyelundupan melalui darat atau bawah tanah.

Sementara itu, gambar-gambar yang dibagikan kelompok independen Sinai Foundation for Human Rights kepada Reuters menunjukkan pemasangan tembok dengan beberapa tanggul di belakangnya pada Desember 2023.

Gambar selanjutnya, yang menurut kelompok itu diambil pada awal Februari 2024, tampak tiga lapis kawat berduri melingkar vertikal di atas tembok.

Namun, Reuters tidak dapat memverifikasinya secara independen.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved