Minggu, 26 April 2026

Luar Negeri

Menakjubkan, Pria California Sembuh dari HIV dan Kanker, Bagaimana Pengobatannya?

Paul Edmonds, pria asal California, Amerika Serikat (AS), ketika berbagi kisahnya, masih belum menunjukkan tanda-tanda penyakit apa pun setelah lima

Editor: Muliadi Gani
health.kompas.com
ilustrasi hiv. Menakjubkan, Pria California Sembuh dari HIV dan Kanker, Bagaimana Pengobatannya? 

PROHABA.CO, CALIFORNIA - Paul Edmonds, pria asal California, Amerika Serikat (AS), ketika berbagi kisahnya, masih belum menunjukkan tanda-tanda penyakit apa pun setelah lima tahun menerima transplantasi sel yang dapat membersihkan tubuhnya dari dua penyakit kanker dan HIV sekaligus

Human immunodefi ciency virus (HIV) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4.

Nah, sejak menjalani pengobatan khusus lima tahun lalu, Edmonds kemudian dinyatakan telah bebas (sembuh) dari kanker dan HIV.

Pasien ini sekarang dianggap dalam remisi dari leukemia myelogenous akut (AML), dan dalam dua tahun berikutnya, bisa dianggap “sembuh” dari HIV karena itu akan menandai lima tahun sejak pengobatan terakhirnya.

Untuk merayakannya, tim medis di balik kesembuhan Paul yang menakjubkan telah menerbitkan sebuah artikel ilmiah yang menjelaskan kasus ini di New England Journal of Medicine.

Perawatan di balik remisi tersebut dikenal sebagai transplantasi sel punca atau dalam istilah medis disebut sebagai transplantasi sel hematopoietik alogenik.

Baca juga: Ajakan Berhubungan Intim Ditolak, Pria di Asahan Bunuh Mantan Istri

Ini digunakan sebagai bagian akhir dari pengobatan untuk kanker darah seperti leukemia, myeloma, dan limfoma, di mana sel punca pembentuk darah di sumsum tulang pasien telah dihancurkan oleh radiasi atau kemoterapi.

Sel punca pembentuk darah yang sehat dari donor dengan gen yang serupa (tetapi tidak identik) ditransplantasikan ke pasien, di mana sel punca tersebut dapat mulai memproduksi darah bebas kanker.

Pria asal Califirnia, AS, Paul Edmonds sembuh dari kanker dan HIV.
Pria asal Califirnia, AS, Paul Edmonds (tengah) bersama dokter Jana K. Dickter dan Monzr M. Al Malki yang membantunya sembuh dari kanker dan HIV.

Dalam kasus ini, para dokter melaporkan, sel punca yang disumbangkan memiliki manfaat tambahan, yakni mutasi genetik yang terkait dengan resistensi terhadap HIV-1.

Paul Edmonds telah hidup dengan HIV-1 selama 31 tahun sebelum transplantasi.

“Orang-orang sekarat dalam beberapa tahun setelah mengetahui bahwa mereka positif.

Awan gelap menyelimuti kota,” kata Edmonds, menggambarkan pengalamannya di San Francisco pada tahun 80- an, sebagaimana dikutip dari Science Altert.

Baca juga: PBB Optimis HIV/AIDS Global Bisa Berakhir Pada 2030

Baca juga: Waspada Terhadap HIV-AIDS, Penyakit Ini Bisa Menyebabkan Infeksi Hingga Kematian

Dia didiagnosis pada tahun 1988 dengan HIV dan AIDS, yang pada saat itu, dia mengatakan kepada lembaga kanker nasional AS, City of Hope, terasa seperti vonis mati.

Edmonds telah menjalani terapi antiretroviral HIV sejak tahun 1997, yang secara efektif telah menekan virus ke tingkat yang tidak terdeteksi.

Namun, terapi antiretroviral tidak menyembuhkan HIV sehingga DNA virus selalu ada di dalam sel-sel kekebalan dalam darahnya, yaitu sampai pengobatan kankernya memperkenalkan jenis DNA yang berbeda ke dalam sistemnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved