Berita Aceh Singkil
SEREM, Nelayan Pulau Banyak Barat Tewas Diterkam Buaya
Menurut Mawardi, kejadian itu bermula ketika korban berangakat melaut menggunakan perahu kayu dengan tujuan menjaring dan menyelam menangkap teripang.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
Peristiwa nelayan Pulau Banyak Barat berkonflik dengan buaya kerap terjadi sepanjang tahun.
Sebelumnya pada 22 Januari 2024 lalu nelayan asal Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, juga meninggal akibat serangan buaya.
Nelayan yang jadi sasaran serang buaya, merupakan pencari ikan dengan teknik menyelam.
Kendati telah banyak jatuh korban, namun nelayan di batas Samudra Hindia, itu tetap nekat menangkap ikan dengan cara menyelam.
Pulau Banyak Barat, merupakan wilayah paling ujung di Kabupaten Aceh Singkil.
Dari Singkil, bisa ditempuh menggunakan kapal kayu sekitar 6 jam perjalanan.
Transportasi ke sana hanya sekali sepekan menggunakan kapal kayu pengangkut kebutuhan pokok warga.(Dede Rosadi)
| Mobil Dinas Wakil Bupati Aceh Singkil Terlibat Kecelakaan, Tidak Ada Korban Jiwa |
|
|---|
| Camat di Aceh Singkil Nekat Berorasi di Depan Kantor DPRK, Tuntut APBK 2026 Segera Disahkan |
|
|---|
| Waspada! Jalan Danau Paris Aceh Singkil Rawan Longsor Jelang Arus Mudik |
|
|---|
| Massa Desak Dewan Anulir Interpelasi Bupati Safriadi, Anggota DPRK Jadi Heran |
|
|---|
| Massa Berpita Kuning Geruduk Kantor DPRK Aceh Singkil, Desak Pengesahan APBK 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/SEREM-Nelayan-Pulau-Banyak-Barat-Tewas-Diterkam-Buaya.jpg)