Selasa, 21 April 2026

Berita Aceh Singkil

Diterkam Buaya, Seorang Nelayan Aceh Singkil Alami Luka Serius di Kepala dan Kaki

Seorang nelayan Aceh Singkil bernama Arisman Gulo (26), warga Dusun Kepeng, Desa Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat, mengalami luka berat setelah

Editor: Muliadi Gani
for serambinews.com
Nelayan asal Kampung Kepeng, Desa Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, jadi korban terkaman buaya saat menyelam mencari teripang di laut, Rabu (17/7/2024) 

Bermodal nekat, empat nelayan itu menusuk perut buaya yang sedang bergumul dengan Arisman Gulo dengan menggunakan tombak ikan. Usaha tersebut berbuah hasil, buaya melepas kepala Arisman Gulo dari gigitannya. 

Penulis Dede Rosadi I Aceh Singkil 

PROHABA.CO, SINGKIL -  Seorang nelayan Aceh Singkil bernama Arisman Gulo (26), warga Dusun Kepeng, Desa Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat, mengalami luka berat setelah diterkam buaya pada Rabu (17/7/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.  

“Akibat kejadian itu Arisman mengalami luka serius di bagian kepala dan kakinya.

Mendengar teriakkan minta tolong, rekan Arisman segera datang membantu

Bermodal nekat, empat nelayan itu menusuk perut buaya yang sedang bergumul dengan Arisman Gulo dengan menggunakan tombak ikan.

Usaha tersebut berbuah hasil, buaya melepas kepala Arisman Gulo dari gigitannya. 

Setelah berhasil diselamatkan dari serang buaya, korban dengan luka di kepala dan kaki  segera dibawa ke kampung. 

Selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Pulau Banyak Barat. 

Buaya serang Arisman Gulo (26) nelayan asal Dusun Kepeng, Desa Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (17/7/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.  

Baca juga: NGERI, Nelayan Asantola Aceh Singkil Diterkam Buaya

Korban diserang buaya ketika sedang menyelam mencari teripang di laut kawasan Lahengkem sekitar 300 meter dari tempat tinggalnya di Dusun Kepeng.

Akibat serangan buaya Arisman alami luka di bagian kepala dan kaki.

"Telah terjadi kecelakaan di laut, yaitu buaya telah menggigit salah seorang warga Asantola Dusun Kepeng," kata Keuchik Asantola Mufliadi melalui layanan WhatsApp. 

Dari lokasi kejadian korban sebutnya, sudah dibawa ke Puskesmas Pulau Banyak Barat, untuk mendapat perawatan intensif atas luka yang dideritanya.

Kondisi korban mulai membaik dan tidak terus kehilangan darah, setelah mendapat perawatan medis petugas Puskesmas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved