Kamis, 28 Mei 2026

Konflik Palestina dan Israel

Tanggapan Menlu Retno Marsudi  Atas Pengangkatan Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar 

etno mengatakan, Pemerintah Indonesia fokus pada upaya penyelesaian perdamaian di Timur Tengah, khususnya konflik antara Israel dengan Palestina.

Tayang:
Penulis: Ahmad Dzaky Maulana | Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Istana Kepreisdenan, Jakarta, Selasa (6/2/2024). 

PROHABA.CO - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memberikan tanggapan soal ditunjuknya Yahya Sinwar sebagai pemimpin Hamas yang baru Hamas menggantikan Ismail Haniyeh yang dibunuh Israel di Teheran.

Menurut Retno, Indonesia tetap terus mendorong agar pihak Israel dan Hamas menghentikan pertikaian di Gaza.

Retno mengatakan, Pemerintah Indonesia fokus pada upaya penyelesaian perdamaian di Timur Tengah, khususnya konflik antara Israel dengan Palestina.

"Jadi kita fokus pada upaya penyelesaian perdamaian," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, (8/8/2024).

Indonesia terus mendorong adanya gencatan senjata.

Selain itu mengupayakan agar bantuan kemanusiaan dapat masuk ke jalur Gaza tanpa adanya hambatan, serta mendorong terjadinya perdamaian berdasarkan two state solution.

Baca juga: Iran Berjanji Akan Balas Dendam atas Perbuatan Israel Terhadap Pemimpin Hamas

Baca juga: Fairuz A Rafiq Banyak Menunda Pekerjaan Demi Temani Sonny Septian di Rumah Sakit

 "Jadi tetap fokus, fokus kita akan kita jalankan terus," katanya.

Retno mengatakan dirinya akan terus menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina.

 Ia akan menerima delegasi Palestina pada sore ini dan menyampaikan dukungan tersebut.

"Jadi fokus kita jelas dan kita juga berada di depan untuk membantu misalnya negara-negara lain agar mendukung keanggotaan Palestina di PBB, mengakui Palestina, kemudian bagi UNRWA untuk dapat bekerja."

"Karena banyak sekali gangguan yang dialami oleh UNRWA yang dimana indonesia mengatakan bahwa UNRWA perannya masih sangat penting untuk membantu para pengungsi Palestina," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(Prohaba.Co/Ahmad Dzaky Maulana)

(Penulis Adalah Mahasiswa Internship Prodi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry Banda Aceh)

Baca juga: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Dilaporkan Meninggal Dibunuh di Iran

Baca juga: Geopolitik Timur Tengah Semakin Bergolak Akibat Terbunuhnya Kepala Biro Politik Hamas

 

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved