Tujuh Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Myanmar
Sebanyak tujuh nelayan asal Aceh Timur yang sempat kehilangan kabar sejak Juli lalu akhirnya diketahui dalam keadaan selamat dan saat ini ditahan
Politisi yang juga komedian itu berharap agar keluarga dari nelayan yang saat ini ditahan itu hendaknya bersabar dan menunggu perkembangan hasil tindak lanjut dari kementerian terkait.
Selain menyurati Kementerian Kelautan dan Perikanan, Haji Uma juga mengatakan bahwa dirinya juga menyurati Direktorat Perlindungan WNI-BHI Kementerian Luar Negeri.
Harapannya, kedua kementerian terkait nantinya dapat saling bersinergi untuk upaya perlindungan maksimal bagi nelayan Aceh yang ditangkap di Myanmar.
“Selain KKP, kita juga menyurati Direktorat Perlindungan WNI-BHI Kemenlu RI dengan harapan nantinya saling bersinergi untuk perlindungan maksimal terhadap nelayan kita di Myanmar,” tutup Haji Uma. (*)
Baca juga: Namanya Dicatut dengan Modus Kirim Insentif, Haji Uma Beri Klarifikasi, Begini Penjelasan H Sudirman
Baca juga: Kerja di Perusahaan Start Up, Andhara Early Disangka Bos
Baca juga: Istri Dokter Spesialis di Lhokseumawe Diduga Dibunuh, Polisi Tangkap Mantan Karyawan Suami Korban
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Tujuh Nelayan Aceh Timur Ditangkap oleh Otoritas Myanmar, Keluarga Lapor Kepada Haji Uma,
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Nelayan Aceh
Nelayan Aceh Timur
Nelayan
Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Myanmar
Myanmar
Aceh
DPD RI
Haji Uma
Prohaba.co
| Tiga Warga Lampung Tengah Jadi Tersangka Pengeroyokan Begal Motor Hingga Tewas |
|
|---|
| Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Arsitektur dan Kebencanaan DR3 2026 |
|
|---|
| Pasutri di Banda Aceh Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Penadah Motor Curian |
|
|---|
| Tersangka Kasus Curanmor Dibekuk Sekeluar dari Rutan |
|
|---|
| Clara Shinta Konsultasi ke Komnas Anak Soal Jadwal Pertemuan dan Nafkah Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Tujuh-Nelayan-Aceh-Timur-Ditangkap-oleh-Otoritas-Myanmar.jpg)