Sabtu, 25 April 2026

Tahukah Anda

Mengapa Peminum Teh Hidup Lebih Lama, Berikut Penjelasannya

Meminum teh dapat membantu orang hidup lebih lama dan lebih sehat, dan teh adalah salah satu minuman paling populer di dunia setelah air putih. 

Editor: Muliadi Gani
freepik/azerbaijan-stockers
MINUM TEH MENYEHATKAN - Teh bisa membantu Anda hidup lebih sehat di usia lanjut. Minum teh setiap hari memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan gula darah dan pada akhirnya meningkatkan peluang hidup panjang umur. 

Dengan proses ini, tanaman teh ditanam di bawah naungan untuk meningkatkan produksi L-theanine. 

Ini menjadikan matcha sangat efektif dalam memberikan rasa relaksasi sambil tetap menjaga fokus.  

Sementara itu, teh herbal seperti rooibos kaya akan aspalathin, sejenis flavonoid yang membantu mengatur kadar gula darah.

Rooibos juga bebas kafein, menjadikannya pilihan yang baik untuk dikonsumsi pada malam hari tanpa mengganggu kualitas tidur. 

Tak hanya itu, teh juga mengandung neurotransmitter GABA (gamma-aminobutyric acid), yang berkontribusi dalam efek menenangkan dan mengurangi kecemasan.

Ditambah lagi, aroma teh dapat meningkatkan ketenangan dan fokus.  

Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa menghirup aroma teh hitam dapat mengurangi stres saat melakukan tugas kognitif.

Ilustrasi teh hijau
Ilustrasi teh hijau (shutterstock)

Baca juga: Ingin Panjang Umur dan Bahagia, Terapkan 5 Gaya Hidup Sehat Ini

Teh bunga seperti chamomile sangat efektif untuk relaksasi, sedangkan teh peppermint dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah mental. 

Teh dan hidrasi tubuh Salah satu manfaat sederhana, tetapi sangat penting dari teh adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. 

“Hidrasi mendukung fungsi jantung, otot, melumasi persendian, membantu pencernaan, dan meningkatkan fungsi kognitif,” kata Emma Beckett, peneliti nutrisi dari University of Newcastle.

Meski teh mengandung kafein yang bersifat diuretik, efeknya cukup ringan sehingga tidak menyebabkan dehidrasi.

“Hidrasi bukan hanya tentang seberapa banyak cairan yang tersisa dalam tubuh, tetapi juga bagaimana air bergerak di dalam tubuh untuk membantu membuang racun dan menyeimbangkan garam,” tambah Beckett.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa teh memiliki efek menenangkan pada sistem pencernaan.

Teh herbal seperti peppermint dan jahe sering digunakan untuk meredakan gangguan pencernaan, sedangkan teh hijau dapat membantu memperbaiki metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak.

Sumber antioksidan Teh mengandung banyak antioksidan, terutama flavonoid seperti katekin, yang membantu melawan kerusakan sel, mengurangi peradangan, serta menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker tertentu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved