Tahukah Anda
Mengapa Peminum Teh Hidup Lebih Lama, Berikut Penjelasannya
Meminum teh dapat membantu orang hidup lebih lama dan lebih sehat, dan teh adalah salah satu minuman paling populer di dunia setelah air putih.
Dengan proses ini, tanaman teh ditanam di bawah naungan untuk meningkatkan produksi L-theanine.
Ini menjadikan matcha sangat efektif dalam memberikan rasa relaksasi sambil tetap menjaga fokus.
Sementara itu, teh herbal seperti rooibos kaya akan aspalathin, sejenis flavonoid yang membantu mengatur kadar gula darah.
Rooibos juga bebas kafein, menjadikannya pilihan yang baik untuk dikonsumsi pada malam hari tanpa mengganggu kualitas tidur.
Tak hanya itu, teh juga mengandung neurotransmitter GABA (gamma-aminobutyric acid), yang berkontribusi dalam efek menenangkan dan mengurangi kecemasan.
Ditambah lagi, aroma teh dapat meningkatkan ketenangan dan fokus.
Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa menghirup aroma teh hitam dapat mengurangi stres saat melakukan tugas kognitif.
Baca juga: Ingin Panjang Umur dan Bahagia, Terapkan 5 Gaya Hidup Sehat Ini
Teh bunga seperti chamomile sangat efektif untuk relaksasi, sedangkan teh peppermint dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah mental.
Teh dan hidrasi tubuh Salah satu manfaat sederhana, tetapi sangat penting dari teh adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi.
“Hidrasi mendukung fungsi jantung, otot, melumasi persendian, membantu pencernaan, dan meningkatkan fungsi kognitif,” kata Emma Beckett, peneliti nutrisi dari University of Newcastle.
Meski teh mengandung kafein yang bersifat diuretik, efeknya cukup ringan sehingga tidak menyebabkan dehidrasi.
“Hidrasi bukan hanya tentang seberapa banyak cairan yang tersisa dalam tubuh, tetapi juga bagaimana air bergerak di dalam tubuh untuk membantu membuang racun dan menyeimbangkan garam,” tambah Beckett.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa teh memiliki efek menenangkan pada sistem pencernaan.
Teh herbal seperti peppermint dan jahe sering digunakan untuk meredakan gangguan pencernaan, sedangkan teh hijau dapat membantu memperbaiki metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak.
Sumber antioksidan Teh mengandung banyak antioksidan, terutama flavonoid seperti katekin, yang membantu melawan kerusakan sel, mengurangi peradangan, serta menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker tertentu.
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Teh-bisa-membantu-Anda-hidup-lebih-sehat-di-usia-lanjut.jpg)