Kamis, 18 Juni 2026

Ramadhan 2025

Alami Panas Dalam Saat Puasa? Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

Meskipun istilah "panas dalam" tidak dikenal dalam dunia medis, kondisi ini merujuk pada kumpulan gejala yang biasanya disebabkan oleh faktor tertentu

Tayang:
Penulis: Riva Ramadhani | Editor: Muliadi Gani
CANVA PREMIUM
ILUSTRASI PANAS DALAM - Gambar yang dihasilkan canva, pada (7/3/2025), memperlihatkan ilustrasi orang sakit panas dalam. 

Alami Panas Dalam Saat Puasa? Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

PROHABA.CO - Mengalami panas dalam saat berpuasa adalah keluhan umum yang sering dirasakan oleh banyak orang.

Gejala yang muncul dapat berupa tenggorokan kering, rasa tidak nyaman saat menelan, hingga bibir pecah-pecah.

Meskipun istilah "panas dalam" tidak dikenal dalam dunia medis, kondisi ini merujuk pada kumpulan gejala yang biasanya disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. 

Penyebab Panas Dalam saat Puasa

Dilansir dari beberapa situs kesehatan, berikut adalah beberapa penyebab utama panas dalam saat puasa dan cara mengatasinya.

1. Dehidrasi

Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam, yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Kekurangan cairan ini mengurangi produksi air liur, sehingga tenggorokan menjadi kering dan rentan terhadap iritasi. 

2. Perubahan Pola Makan

Puasa mengubah jadwal dan jenis makanan yang dikonsumsi, Konsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak saat berbuka dapat mengiritasi tenggorokan dan lambung, meningkatkan risiko panas dalam. 

Baca juga: Ini Doa Buka Puasa Ramadhan dan Amalan Sunnah saat Berbuka

3. Kualitas Tidur yang Buruk

Perubahan jadwal tidur selama puasa, seperti tidur larut malam dan bangun lebih awal untuk sahur, dapat menurunkan kualitas tidur.

Kurang tidur melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi dan peradangan. 

4. Stres dan Kelelahan

Puasa dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental, Stres dan kelelahan dapat melemahkan sistem imun, meningkatkan risiko infeksi ringan atau peradangan yang berhubungan dengan panas dalam

5. Udara Kering

Berada di ruangan ber-AC atau lingkungan dengan kelembapan rendah dapat membuat tenggorokan kering dan mudah teriritasi, memicu gejala panas dalam. 

Baca juga: Dampak Negatif Minum Es Teh Saat Berbuka Puasa, Berikut Penjelasannya

Cara Mengatasi Panas Dalam saat Puasa

1. Perbanyak Minum Air Putih

Pastikan untuk minum setidaknya delapan gelas air putih per hari saat sahur dan berbuka untuk menjaga hidrasi tubuh. 

2. Konsumsi Buah dan Sayur

Buah dan sayur kaya akan vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah panas dalam

3. Hindari Makanan Pedas dan Berminyak

Makanan pedas dan berminyak dapat mengiritasi tenggorokan. Sebaiknya hindari makanan tersebut saat sahur dan berbuka. 

4. Istirahat yang Cukup

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved