Selasa, 12 Mei 2026

Tahukah Anda

Mengapa Burung Berkicau Lebih Nyaring di Pagi Hari? Ini Alasannya

 Burung dapat berkicau kapan saja sepanjang hari. Namun kicauannya sering kali lebih energik, lebih keras, dan lebih sering pada pagi hari.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Shutterstock/Andrii Slonchak
ILUSTRASI burung Australian King Parrot . burung Saat burung berkicau di pagi hari. 

PROHABA.CO - Pernahkah Anda memperhatikan bahwa tingkat aktivitas kicauan burung berubah di pagi hari?

Saat fajar menyingsing, udara pagi yang tenang tiba-tiba dipenuhi kicauan merdu dari berbagai jenis burung. 

Fenomena alam yang menakjubkan ini dikenal sebagai “dawn chorus” atau paduan suara fajar.

Burung berkicau lebih nyaring di pagi hari karena beberapa alasan.

Suasana pagi hari yang relatif tenang dan udara yang lebih dingin menciptakan kondisi ideal untuk penyebaran suara yang lebih baik.

Selain itu, kicauan burung di pagi hari juga berfungsi untuk menarik pasangan, menandai wilayah, dan menunjukkan kekuatan burung jantan kepada burung betina

 Burung dapat berkicau kapan saja sepanjang hari. Namun kicauannya sering kali lebih energik, lebih keras, dan lebih sering pada pagi hari.

Mengapa bisa demikian? 

Menurut Jordan E. Rutter, seorang ahli burung dari American Bird Conservancy, di negara empat musim, nyanyian burung ini juga menjadi lambang musim semi. 

“Setelah musim dingin yang panjang dan sepi, tiba-tiba banyak burung indah kembali dan bernyanyi.” 

Baca juga: Mendengar Kicauan Burung Baik untuk Kesehatan Mental

Tentang ‘dawn chorus’

‘Dawn chorus’ adalah saat banyak burung bernyanyi secara serempak tepat sebelum matahari terbit.

Meski burung bernyanysepanjang tahun, saat musim semi tiba, frekuensi, intensitas, dan jumlah burung yang bernyanyi meningkat drastis.

Burung jantan dan betina akan bernyanyi, tetapi biasanya burung jantan bernyanyi lebih sering dan lebih keras untuk menarik pasangan.

Tak hanya soal cinta, mereka juga menggunakan nyanyian ini untuk menunjukkan dominasi dan mempertahankan wilayah mereka.

“Mereka bernyanyi keras agar bisa terdengar di tengah keramaian.

Semakin keras dan merdu suaranya, semakin menarik dia sebagai calon pasangan.” 

Mengapa pagi hari?

Meskipun para ilmuwan belum sepenuhnya sepakat tentang alasannya, ada beberapa teori menarik mengenai mengapa burung lebih aktif bernyanyi saat fajar.

Menurut Mike Webster dari Cornell Lab of Ornithology, “Masih banyak perdebatan, dan belum ada konsensus yang pasti mengapa semua terjadi di fajar.”

Namun begitu, Heather Williams, profesor dari Williams College yang meneliti sistem saraf burung, menyebutkan bahwa kondisi udara saat fajar sangat ideal untuk menyebarkan suara.

Udara yang lebih dingin dan lembap membantu suara merambat lebih jauh dan lebih jernih.

Selain itu, angin biasanya lebih tenang di pagi hari, sehingga suara nyanyian tidak mudah terdistorsi.

Faktor lain adalah bahwa setelah malam yang sunyi, burung jantan mungkin merasa perlu menunjukkan bahwa mereka masih menguasai wilayahnya dan siap bersaing kembali di hari baru.

Baca juga: Inilah 6 Burung Paling Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Menariknya, setiap spesies burung memiliki waktu mulai bernyanyi yang spesifik.

Ada yang mulai 45 menit sebelum matahari terbit, ada juga yang memulai 30 menit sebelumnya.

Semua itu terjadi sangat teratur dan terencana.

Bahkan, ada beberapa jenis burung yang hanya menyanyikan nada-nada khusus saat ‘dawn chorus’ berlangsung. Beberapa burung yang paling sering terdengar dalam simfoni ini, antara lain, warbler, anis, vireos, orioles, grosbeaks (rio-rio), dan flycatchers.

Meski suara dari berbagai spesies terdengar bersamaan, burung-burung tersebut memiliki kemampuan luar biasa untuk mengenali nyanyian dari spesies mereka sendiri.

“Burung sangat mahir dalam mengenali lagu dari sesama jenisnya, bahkan di tengah keriuhan suara burung lain,” kata Webster. 

Indikator ekosistem

‘Dawn chorus’ bukan hanya pengalaman menyenangkan bagi pencinta alam, melainkan juga alat penting bagi para ilmuwan untuk mengukur kesehatan ekosistem.

“Dengan mendengarkan nyanyian burung, kita bisa melihat seberapa sehat populasi dan habitatnya,” ujar Webster.

Para peneliti dapat merekam ‘dawn chorus’ untuk mengetahui spesies apa yang hidup di suatu wilayah dan bagaimana kondisi populasinya.

Kalau Anda ingin mendengarkan konser burung ini, bangunlah lebih awal dan buka jendela atau pergi ke luar rumah dan ke taman terdekat.

Berdirilah dengan tenang dan dengarkan. Kata Rutter, “Kamu tidak perlu tahu jenis kicauan atau nama burungnya untuk bisa menikmati suara mereka.

Ini adalah ‘soundtrack’ paling alami di Bumi dan itu sungguh luar biasa.”

Baca juga: Mengapa Burung Tidak Jatuh dari Dahan Pohon Saat Tidur?

Baca juga: Mengapa Begitu Banyak Burung Merpati di Kota-Kota Besar Dunia?

Baca juga: Manusia Sebabkan 1.400 Spesies Burung Punah, Kok Bisa?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Burung Berkicau Lebih Nyaring di Pagi Hari? ", 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved