Rabu, 3 Juni 2026

Konfik Palestina vs Israel

Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al Aqsa Tanpa Alasan Jelas

Pemerintah Yerusalem menyatakan bahwa Sheikh Abbasi “ditahan oleh pasukan Israel dan dilarang memasuki kompleks masjid

Tayang:
Editor: Misran Asri
Foto oleh collard philippe di Unsplash
MASJID AL-AQSA - Masjid Al Aqsa di Palestina. Polisi Israel menangkap Imam Masjid Al Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Abbasi, di kompleks masjid di Yerusalem Timur yang diduduki pada Senin (16/2/2026) malam. 

Pemerintah Yerusalem menyatakan bahwa Sheikh Abbasi “ditahan oleh pasukan Israel dan dilarang memasuki kompleks masjid selama satu minggu

PROHABA.CO, YERUSALEM – Polisi Israel menangkap Imam Masjid Al Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Abbasi, di kompleks masjid di Yerusalem Timur yang diduduki pada Senin (16/2/2026) malam. 

Penangkapan itu disertai perintah pelarangan masuk ke area masjid selama satu pekan. 

Langkah tersebut terjadi hanya beberapa hari sebelum dimulainya bulan suci Ramadhan. 

Menurut sumber setempat dan pernyataan otoritas Yerusalem, Sheikh Muhammad Ali Abbasi ditahan oleh pasukan Israel di dalam kompleks Masjid Al Aqsa. 

Otoritas kemudian mengeluarkan perintah pengusiran yang melarangnya memasuki lokasi tersebut selama satu minggu. 

Pemerintah Yerusalem menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Sheikh Abbasi “ditahan oleh pasukan Israel dan dilarang memasuki kompleks masjid selama satu minggu.” 

Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya tindakan otoritas Israel yang menargetkan Masjid Al Aqsa. 

Langkah-langkah tersebut mencakup pembatasan terhadap imam, penceramah, serta al-Murabitin—kelompok yang kerap berada di area masjid—serta pembatasan akses masuk bagi jamaah. 

Baca juga: Menlu Mesir dan Yordania Kutuk Ben Gvir yang Ingin Dirikan Sinagoge Yahudi di Masjid Al-Aqsa

Baca juga: Israel Tangkap Imam Masjid Al-Aqsa Gegara Pidato Belasungkawa untuk Ismail Haniyeh

Adapun Ramadhan, bulan paling suci dalam kalender Islam, dijadwalkan dimulai pekan ini. 

Ratusan ribu warga Palestina secara tradisional berupaya melaksanakan salat di Masjid Al Aqsa selama bulan tersebut. 

Eskalasi di Yerusalem dan Tepi Barat Wilayah Yerusalem Timur yang diduduki, khususnya Kota Tua dan area sekitar Masjid Al Aqsa, mengalami peningkatan pengamanan ketat. 

Selain penahanan terhadap tokoh agama, pembatasan juga diberlakukan terhadap aktivis lokal. 

Sumber Palestina melaporkan bahwa lebih dari 250 perintah pelarangan masuk ke Al Aqsa sejak awal tahun, serta pencopotan sekitar 25 pegawai Waqf Islam, di samping penangkapan lainnya. 

Pada saat yang sama, otoritas Israel juga mencegah administrator Waqf Islam melakukan persiapan logistik Ramadhan, termasuk pemasangan struktur peneduh, titik medis, dan pengaturan organisasi bagi jamaah. 

Baca juga: Israel Serang Jemaah Palestina Saat Shalat Idul Adha di Masjid Al-Aqsa

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved