Kamis, 18 Juni 2026

Amerika dan Israel Serang Iran

Imam Ali Khamenei Syahid, IRGC Siap Balas Dendam Serangan AS-Israel 

Garda Revolusi Iran (IRGC) bersumpah akan melancarkan operasi ofensif paling dahsyat dalam sejarah militer Republik Islam Iran menyusul gugurnya

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tangkapan layar/khamenei.ir
ALI KHAMENEI - Pemerintah Iran dan Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC mengeluarkan pernyataan resmi atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Tangkapan layar/khamenei.ir) 

Ringkasan Berita:
  • Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, termasuk anak, menantu, dan cucunya.
  • IRGC ancam balas serangan besar-besaran terhadap instalasi Israel dan AS, menyebutnya sebagai operasi ofensif terbesar dalam sejarah militer Iran.
  • Iran tetapkan 40 hari berkabung nasional, sementara korban sipil akibat serangan udara dilaporkan mencapai lebih dari 200 orang di 24 provinsi.

 

PROHABA.CO, TEHERAN - Garda Revolusi Iran (IRGC) bersumpah akan melancarkan operasi ofensif paling dahsyat dalam sejarah militer Republik Islam Iran menyusul gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Imam Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (29/2/2026) dini hari.

Pernyataan ini disiarkan oleh kantor berita Fars dan menegaskan bahwa serangan akan menargetkan instalasi Israel dan Amerika Serikat “dalam hanya beberapa saat.”

IRGC menyatakan duka mendalam atas kematian Khamenei, yang disebut sebagai “pemimpin besar” dan martir Revolusi Islam. 

Korps Garda Revolusi Iran telah menanggapi kematian Khamenei, dengan mengatakan, “Kami telah kehilangan seorang pemimpin besar dan kami berduka atas dia,” menurut pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Fars. 

Ia menambahkan bahwa, “Kemartiran Khamenei di tangan teroris dan algojo kemanusiaan yang palingkejam adalah tanda legitimasi pemimpin besar ini dan penerimaan jasanya yang tulus.”

Ia menambahkan, “Tangan balas dendam bangsa Iran... tidak akan membiarkan mereka pergi.”

“IRGC akan berdiri teguh dalam menghadapi konspirasi dalam dan luar negeri,” kata pernyataan itu.

Iran mengonfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang masih berlangsung di berbagai wilayah negara tersebut.

Media pemerintah Iran melaporkan Khamenei tewas bersama putrinya, menantu laki-lakinya, serta cucunya dalam serangan yang disebut sebagai salah satu yang paling mematikan sejak eskalasi konflik terbaru pecah.

Pengumuman ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa operasi militer besar terhadap Iran telah dimulai menyusul serangan rudal Israel.

Baca juga: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan Udara Gabungan Israel-AS

Trump mengeklaim, pengeboman yang disebutnya “berat dan tepat” akan terus berlanjut sepanjang pekan ini atau selama diperlukan untuk mencapai tujuan strategis Washington DC.

Sementara itu, media Iran Fars News Agency mengutip seorang komandan IRGC mengatakan, “Pembunuhan para komandan tidak meninggalkan dampak sedikit pun terhadap jalannya kemajuan dalam pertempuran ini.

Struktur sistem kami dirancang sedemikian rupa yang memungkinkan penunjukan individu-individu yang mampu segera setelah kemartiran seorang komandan.” Korban sipil bertambah

Di tengah serangan udara yang meluas, media pemerintah Iran juga melaporkan sebuah sekolah di Iran selatan dihantam serangan, menewaskan sedikitnya 108 orang.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved