Selasa, 5 Mei 2026

Konflik Iran dan Israel

IRGC Klaim 650 Tentara AS Tewas dan Terluka dalam Operasi True Promise 4

Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menimbulkan kerugian besar bagi militer Amerika Serikat (AS) dalam operasi

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni  
PERANG - Lokasi serangan rudal Iran yang menyasar kota Beit Shemesh, Barat Yerusalem, Minggu (1/3/2026). Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menimbulkan kerugian besar bagi militer Amerika Serikat (AS) dalam operasi balasan bertajuk True Promise 4.(Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni) 

“Wajar jika Amerika menyangkal atau menyembunyikan korban jiwa ini.

Tapi intelijen Iran dan laporan medan perang telah mengonfirmasi jumlah korban tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, laporan media AS seperti CBS News mengutip keterangan militer Amerika yang menyebut jumlah korban tewas sejauh ini hanya enam orang, termasuk dua personel yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Baca juga: Serangan Kejutan, Iran Serang Kantor Netanyahu dengan Rudal Kheibar

Perbedaan data yang sangat mencolok ini memperlihatkan adanya jurang besar antara klaim Iran dan laporan resmi AS.

Situasi ini semakin memperkeruh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama di kawasan Teluk Persia, jalur vital perdagangan energi dunia. 

Kawasan tersebut selama ini menjadi titik strategis dalam dinamika keamanan global, mengingat sebagian besar pasokan minyak dunia melintasi perairan tersebut.

Jika klaim Iran terbukti benar, dampaknya dapat mengubah strategi militer AS di kawasan dan berpotensi memicu respons lanjutan yang lebih luas.

Sebaliknya, jika klaim tersebut dilebih-lebihkan, maka hal ini bisa dipandang sebagai bagian dari perang propaganda untuk menunjukkan kekuatan militer Iran.

Dengan belum adanya verifikasi independen dari lembaga internasional maupun sumber netral, klaim IRGC masih menjadi perdebatan.

Namun yang pasti, operasi True Promise 4 telah memperburuk ketegangan antara Iran, AS, dan Israel, serta memunculkan kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih besar dan berpotensi memengaruhi stabilitas global.

Baca juga: Berkembang Kabar Pengganti Sementara Iran Ayatollah Alireza Arafi Meninggal Dalam Serangan Udara

Baca juga: Iran Beri Serangan Kejutan dengan Menggempur Kantor Netanyahu dengan Rudal Hipersonik Kheibar 

Baca juga: Israel Luncurkan Serangan Rudal ke Teheran, Ledakan Besar Guncang Ibu Kota Iran

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved