Senin, 13 April 2026

Konflik Iran dan Israel

Warga Tel Aviv Hidup Dalam Gelap Usai Rudal Iran Hajar Pembangkit Listrik

Suasana dramatis saat langit di atas Tel Aviv berubah menjadi jingga menyala, ketika sistem pertahanan udara Israel

Editor: Misran Asri
Kolase Istimewa/X
PERANG IRAN DAN SRAEL - Perang antara Iran dan Israel terus memanas, Eskalasi di Timur Tengah terus memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal baru ke wilayah Israel, Senin, 9 Maret 2026 

Suasana dramatis saat langit di atas Tel Aviv berubah menjadi jingga menyala, ketika sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat rudal-rudal dari Iran

PROHABA.CO – Eskalasi di Timur Tengah terus memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal baru ke wilayah Israel, Senin, 9 Maret 2026. 

Serangan demi serangan ke Israel terus memicu auman sirene di sejumlah kota besar dan dilaporkan menyebabkan pemadaman listrik di beberapa bagian Tel Aviv yang merupakan pusat ekonomi, teknologi, dan budaya utama di Israel.

Saksi mata menggambarkan suasana dramatis saat langit di atas Tel Aviv berubah menjadi jingga menyala, ketika sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat rudal-rudal yang meluncur dari arah Iran.

Jutaan warga di Israel bagian tengah dan utara bergegas menuju bunker dan tempat perlindungan darurat saat sirene peringatan bergema di berbagai kota, termasuk Tel Aviv dan Haifa.

Militer Israel menyatakan sebagian besar rudal berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara. 

Setelah situasi dinilai aman, otoritas setempat mengumumkan bahwa warga sipil diperbolehkan keluar dari area perlindungan.

Baca juga: Iran Kembali Luncurkan Rudal Balistik Besar-besaran ke Jantung Israel

Meski demikian, puing-puing dari rudal pencegat dilaporkan jatuh di sejumlah lokasi di wilayah Israel tengah.

Stasiun televisi Israel Channel 12 melaporkan pecahan rudal pertahanan jatuh di sedikitnya tiga lokasi berbeda. 

Tim tanggap darurat langsung dikerahkan ke area tersebut, sementara polisi mengonfirmasi bahwa mereka menerima beberapa laporan mengenai jatuhnya puing-puing.

Iran Klaim Salvo Rudal ke-30

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa serangan terbaru ini merupakan salvo rudal ke-30 yang diluncurkan ke arah target Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan sejak konflik meningkat.

Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan rudal-rudal melintas di langit Israel. 

Dalam beberapa rekaman, rudal tampak terpecah menjadi beberapa hulu ledak di tengah penerbangan, mengindikasikan penggunaan teknologi rudal canggih yang mampu membawa banyak muatan sekaligus.

Baca juga: Ketegangan Memanas di Teluk, Iran Klaim Kapal Induk AS Abraham Lincoln Kabur Setelah Dihantam Drone

IRGC menyebutkan bahwa sasaran serangan tersebut adalah fasilitas militer Israel serta posisi militer AS di Timur Tengah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved