Berita Aceh Besar
Kejari Aceh Besar Periksa 40 Saksi Dugaan Korupsi SPPD Inspektorat 2020–2025
Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran Surat Perintah
Menurut Filman, pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi ini bertujuan untuk menggali informasi lebih dalam terkait alur dugaan penyimpangan anggaran SPPD di tubuh Inspektorat Aceh Besar.
Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar
PROHABA.CO, JANTHO - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di lingkungan Inspektorat Aceh Besar yang terjadi dalam rentang waktu lima tahun, dari 2020 hingga 2025.
Sebagai bagian dari proses penyidikan, sebanyak 40 orang saksi telah diperiksa oleh tim penyidik.
Seluruh saksi tersebut merupakan staf dan pegawai yang aktif bekerja di lingkungan Inspektorat Aceh Besar.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Besar, Filman Ramadhan, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap puluhan saksi tersebut.
Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut dari penggeledahan yang dilakukan beberapa waktu lalu.
"Benar, mereka kita mintai keterangannya.
Pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari hasil penggeledahan sebelumnya," kata Filman saat dikonfirmasi, Rabu (3/9/2025).
Menurut Filman, pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi ini bertujuan untuk menggali informasi lebih dalam terkait alur dugaan penyimpangan anggaran SPPD di tubuh Inspektorat Aceh Besar.
Baca juga: Kejari Aceh Besar Geledah Kantor Inspektorat, Usut Dugaan Korupsi SPPD
Baca juga: Rumah Warga Gampong Kabu Blang Sapek Nagan Raya Terbakar
Hingga kini, proses penyidikan masih berjalan dan penyidik sedang fokus pada pengumpulan bukti serta menghitung potensi kerugian negara yang ditimbulkan akibat dugaan korupsi tersebut.
"Untuk saat ini, penyidik masih mendalami dan menganalisis bukti-bukti guna menentukan pihak-pihak yang berpotensi menjadi tersangka," ujarnya.
Sebelumnya, pada Senin (4/8/2025), Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Aceh Besar telah melakukan penggeledahan di Kantor Inspektorat Aceh Besar.
Penggeledahan berlangsung selama hampir sembilan jam dan berujung pada penyitaan sejumlah dokumen penting yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Dokumen-dokumen yang disita saat itu kini sedang dalam proses analisis lebih lanjut oleh tim penyidik guna memastikan keterkaitannya dengan dugaan penyalahgunaan anggaran SPPD.
Kejaksaan menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dilakukan secara transparan dan profesional, serta tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka yang ditetapkan setelah semua bukti mencukupi. (*)
Baca juga: Kejari Aceh Besar Masih Sempurnakan Berkas Dakwaan Kasus Dugaan Korupsi BGP
Baca juga: Wabup Aceh Besar Ajak ASN Rutin Donor Darah, 84 Kantong Terkumpul
Baca juga: Polsek Peukan Bada Serahkan Tersangka Pencurian Alat Ekskavator ke Kejari Aceh Besar
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Jaksa Periksa 40 Saksi Dalam Dugaan Korupsi SPPD Inspektorat Aceh Besar,
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Aceh Besar
Korupsi
Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD)
Korupsi SPPD
Kejari Aceh Besar
pemeriksaan saksi
Prohaba.co
Prohaba
Inspektorat Aceh Besar
| Air Sungai Krueng Jalin Keruh, Polres Aceh Besar Selidiki Dugaan Aktivitas Tambang Emas Ilegal |
|
|---|
| Operasi Antik Seulawah 2026, Polda Aceh Temukan dan Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Besar |
|
|---|
| Ribuan Warga Aceh Besar Ajukan Perubahan Data Desil DTSEN, Capai 4.484 Jiwa |
|
|---|
| Transformasi Besar Dimulai! Relaunching AMANAH Aceh Jadi Game Changer Industri Kreatif |
|
|---|
| Pelayanan RSUD Aceh Besar Kembali Normal Usai Aksi Mogok Tenaga Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kasi-Intelijen-Kejari-Aceh-Besar-Filman-Ramadhan-1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.