Selasa, 14 April 2026

Berita Pidie

Pemateri Malaysia dan Thailand Tampil di Seminar Uroe Lahe Pidie

Dalam rangka memperingati 514 tahun Uroe Lahe Pidie atau Pedir Darul Amni, Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar Seminar Internasional

Editor: Muliadi Gani
ISTIMEWA
SEMINAR - Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, bersalaman dengan pemateri dari Malaysia, disela-sela membuka Seminar Internasional urou lahe Pidie di Gedung PCC Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Rabu (17/9/2025). 

Seminar yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, itu turut dihadiri oleh unsur Forkopimda setempat, yang tampil dengan mengenakan pakaian adat Aceh sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya lokal.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

PROHABA.CO, PIDIE - Dalam rangka memperingati 514 tahun Uroe Lahe Pidie atau Pedir Darul Amni, Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar Seminar Internasional bertajuk “Pidie Dalam Manuskrip Dari Masa ke Masa”.

Kegiatan ini berlangsung di Pidie Convention Center (PCC), Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Rabu (17/9/2025).

Acara ini menghadirkan tujuh pemateri terkemuka dari dalam dan luar negeri, di antaranya dari Malaysia, Thailand, Universitas Syiah Kuala (USK), UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dan UIN Sultanah Nahrisyah Lhokseumawe.

Para pemateri yang hadir yakni:

Prof. Dr. Husaini Ibrahim, MA, Guru Besar dan Arkeolog dari USK Banda Aceh

Prof. Dato’ Sri Dr. Abdul Rahman Abdul Samad, Lc MA dari Pattani, Thailand

Masykur Safruddin, SHUM, Kolektor Pedir Museum, Banda Aceh

Baiquni Hasbi, MA PhD, Dosen UIN Sultanah Nahrisyah Lhokseumawe

Marwansyah Ismail, Lc MA dari Pulau Penang, Malaysia

Hermansyah, MTH MA MHUM, Filolog UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Seminar yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, itu turut dihadiri oleh unsur Forkopimda setempat, yang tampil dengan mengenakan pakaian adat Aceh sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya lokal.

Baca juga: Ratusan Warga Abdya Dicoret dari Penerima Bantuan, Terdeteksi Main Judol

Dalam sambutannya, Alzaizi menekankan pentingnya momentum Uroe Lahe sebagai refleksi terhadap peradaban maju yang pernah dimiliki Pidie pada masa Kerajaan Pedir.

“Pidie telah memiliki struktur peradaban modern di zamannya, dengan sistem kerajaan, pelabuhan, pasar, bahkan tempat penukaran uang yang tercatat dalam manuskrip Verthema tahun 1505,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved