Minggu, 12 April 2026

Berita Aceh Singkil

Nelayan Ujung Sialit Aceh Singkil Diterkam Buaya, Diselamatkan Teman dengan Tombak

Martinus Gea alias Ama Carni, warga Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, selamat dari serangan buaya

Editor: Muliadi Gani
Dok Risman
KORBAN SERANGAN BUAYA - Martinus Gea alias Ama Carni, warga Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, mendapat perawatan di Pustu setempat akibat diserang buaya, Kamis (18/9/2025) malam. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

PROHABA.CO, SINGKIL -  Martinus Gea alias Ama Carni, warga Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, selamat dari serangan buaya saat menyelam mencari teripang di perairan Pulau Balung, Rabu malam (17/9/2025).

Martinus berhasil lolos setelah rekannya, Gea, menusuk buaya menggunakan tombak saat hewan buas itu sedang mencengkeram tubuh korban.

"Korban bisa bebas dari cengkeraman buaya karena ditolong oleh kawannya, Gea," ujar Pj Kepala Desa Ujung Sialit, Risman Zega, Kamis malam (18/9/2025).

Kronologi Kejadian

Martinus berangkat melaut bersama tiga temannya: Gea, Arisman Hulu, dan Diu.

Mereka menyelam tanpa alat bantu pada kedalaman sekitar 1,5 meter di sekitar Pulau Balung, dekat Pulau Matahari dan Pulau Tambarat lokasi yang dikenal rawan buaya.

Saat sedang menyelam, buaya menerkam tubuh Martinus, membanting, dan menariknya ke arah tengah laut.

Dalam situasi genting, korban memberi sinyal dengan senter dan berusaha bertahan dengan memegang batu karang.

Gea, yang melihat sinyal tersebut, segera berenang ke arah korban dan menghujamkan tombak ke buaya hingga hewan itu melepaskan gigitannya.

Akibat serangan buaya, korban mengalami luka di sekujur tubuh. 

Baca juga: Hore! Gaji PNS, Guru, Dosen, TNI-Polri dan Pejabat Naik: Pemerintah Terbitkan Perpres RKP 2025

Antara lain lengan kiri atas, bokong, kepala, rusuk, punggung dan dada.

"Si korban bisa bebas dari cengkraman buaya karena ditolong oleh kawannya Gea," kata Penjabat (Pj) Kepala Desa Ujung Sialit, Risman Zega, saat dihubungi melalui WhatsApp dari Singkil, malam ini.

Saat empat nelayan itu sedang berenang tanpa alat bantu pada kedalam 1,5 meter, buaya tiba-tiba menerkam Martinus.

Tubuh Martinus sempat dibanting dan ditarik ke tengah laut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved