Kamis, 16 April 2026

Berita Nagan Raya

Pasutri di Nagan Raya Meninggal Tersengat Listrik Saat Panen Buah Kuini

Musibah nahas menimpa pasangan suami istri asal Desa Ladang Baro, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, meninggal dunia

Editor: Muliadi Gani
Dok polisi
MENINGGAL TERSENGAT LISTRIK - Pasutri warga Desa Ladang Baro, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya meninggal tersengat listrik. Kedua jenazah saat tiba di rumah mereka di desa setempat, Minggu (21/9/2025). 

pihak kepolisian menyebutkan, peristiwa tragis ini bermula saat Azhari memetik buah kuini menggunakan galah berbahan aluminium dan besi sepanjang 6 meter.

Laporan Rizwan I Nagan Raya

PROHABA.CO, SUKA MAKMUE - Musibah nahas menimpa pasangan suami istri asal Desa Ladang Baro, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memanen buah kuini di kebun milik mereka, Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui bernama Azhari (35), seorang petani, dan istrinya Mawar (33), ibu rumah tangga.

Keduanya meregang nyawa di lokasi kejadian setelah mengalami sengatan listrik yang fatal.

Informasi dikutip Serambinews.com dari pihak kepolisian menyebutkan, peristiwa tragis ini bermula saat Azhari memetik buah kuini menggunakan galah berbahan aluminium dan besi sepanjang 6 meter. 

Tanpa disadari, ujung galah tersebut menyentuh kabel utama milik PLN yang melintang di dekat pohon.

Akibatnya, Azhari langsung tersengat arus listrik bertegangan tinggi.

Melihat suaminya tersetrum, Mawar berusaha memberikan pertolongan dengan menggunakan pelepah kelapa sawit.

Namun nahas, ia pun ikut tersengat dan meninggal dunia di tempat.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera datang untuk memberikan pertolongan.

Baca juga: Kebakaran Tragis di Lhokseumawe Renggut Nyawa Pasutri Lansia, 3 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Baca juga: Akademisi UIN Ar-Raniry Soroti Fenomena Selebgram Lelaki Feminin di Aceh

Namun, saat diperiksa, keduanya sudah tidak bernyawa.

Sekitar pukul 11.20 WIB, jenazah dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Sukaramai ke rumah duka yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi untuk dimakamkan.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Benny Bathara melalui Kapolsek Darul Makmur, Iptu Ade Hadir membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya langsung menurunkan petugas untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan keluarga serta perangkat desa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved