Kamis, 21 Mei 2026

Hari Santri Nasional 2025

Pemerintah Aceh Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025

Ratusan santri dari berbagai dayah di Banda Aceh dan Aceh Besar berkumpul untuk mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
DOK DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH  
HARI SANTRI NASIONAL - Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra Sekda Aceh, Drs Syakir MSi (dua kiri) didampingi pejabat lainnya, saat tiba di lokasi upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Ke-11 Lapangan Kompleks Asrama Haji, Banda Aceh, Provinsi Aceh, pada Rabu (22/10/2025) pagi.  

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Suasana penuh khidmat menyelimuti Lapangan Kompleks Asrama Haji Banda Aceh, Rabu (22/10/2025) pagi. 

Ratusan santri dari berbagai dayah di Banda Aceh dan Aceh Besar berkumpul untuk mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh.

Pandangan unik tampak dari pakaian para peserta.

Seluruh santri mengenakan pakaian baju putih, sementara para tamu pria tampil dengan kain sarung dan peci hitam, menambah nuansa khas pesantren yang kental dalam peringatan tahun ini.

Dalam apel yang diikuti ratusan santri dari sejumlah dayah di Banda Aceh dan Aceh Besar itu, Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra Sekda Aceh, Drs Syakir MSi, bertindak sebagai inspektur upacara.

Sementara Nabil Fasya, santri Dayah Inshafuddin Banda Aceh, dipercaya sebagai komandan upacara.

Apel itu juga dihadiri Plh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah SAg MH, bersama jajaran; Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Drs H Azhari MSi; perwakilan Forkopimda Aceh, Kepala SKPA terkait, para pimpinan dayah, pejabat Pemko Banda Aceh, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Selain tingkat provinsi, upacara Hari Santri Nasional tahun ini juga dilaksanakan di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Melansir amatan Serambinews.com, sesuai dengan tata tertib acara yang dibacakan oleh Shahara (santri Dayah Al Manar, Lampermai, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar) selaku Master of Ceremony (MC).

Upacara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Tgk Alkindi, dilanjutkan saritilawah oleh Patria Brilian Amin, keduanya santri Dayah Insan Qur’ani, Aneuk Batee, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.

Seluruh peserta juga larut dalam lantunan shalawat badar yang dipimpin Tgk Alkindi, serta diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Kemudian, Bendera Merah Putih dikibarkan oleh tim Paskibra Dayah Inshafuddin, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta.

Selanjutnya dilakukan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945 oleh Raihan Saidi (santri Dayah MUQ Pagar Air, Aceh Besar), serta dan pembacaan Ikrar Santri oleh Faizil Mulki Adnan (Santri Dayah Darul Ulum, Banda Aceh) yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Seusai amanat inspektur upacara, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Santri (obade) dan Hymne Aceh oleh Tim Oubade Santri Dayah Al Manar. Rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa oleh Tgk Fauzan Dzakirullah (Santri Dayah Mini Aceh, Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh).

Melengkapi apel peringatan Hari Santri Nasional Ke-11 Tingkat Provinsi Aceh tahun ini, ditampilkan tarian kolosal yang dibawakan oleh Grup Seni Santri Dayah Inshafuddin, Banda Aceh yang mendapat sambutan meriah dari tamu undangan.

Baca juga: ASAR Humanity Adakan Kenduri Syukuran Peringatan Hari Santri di Dayah Pelosok Aceh Utara

Gagal Restorative Justice, Polres Pidie Tetapkan Dua Mahasiswa Unigha Sigli Jadi Tersangka

Santri Mengawal Peradaban

Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra Sekda Aceh, Drs Syakir MSi, membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA, yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Syakir mengatakan, tema tersebut menggambarkan semangat santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan bangsa.

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman.

 Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, membawa nilai rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas berbagai kebijakan yang berpihak pada pesantren, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Program ini sangat bersejarah, karena untuk pertama kalinya santri mendapat layanan kesehatan gratis secara massal.

Asupan bergizi adalah investasi masa depan bagi bangsa Indonesia. Santri yang sehat dan cerdas akan menjadi pemikir hebat Indonesia,” jelas Syakir.

Ia berpesan agar santri terus menjaga tradisi pesantren, namun juga siap berinovasi menghadapi perkembangan zaman.

"Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya.

Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman.

Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegas Syakir memberi semangat.

"Barangsiapa yang menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Maka tanamlah ilmu dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, hormati guru, kiai, dan cintai Tanah Air.

Karena dari tangan para santri lah, masa depan Indonesia akan ditulis.

Marilah kita terus berjuang bersama untuk mengawal Indonesia yang merdeka ini menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” tutup Syakir seraya mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2025.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah SAg MH, melalui Kabid Santri, Irwan SHI MSi, dikutip Serambinews.com, menyebutkan bahwa apel peringatan Hari Santri Nasional ke-11 diikuti ratusan santri dari berbagai dayah, seperti Dayah Inshafuddin, Dayah MUQ Pagar Air, Dayah Al Manar, Darul Ulum, dan Dayah Mini Aceh.

“Jumlah tamu undangan sekitar 200 orang, terdiri atas unsur Forkopimda Aceh, kepala SKPA, MPU, HUDA, para ulama, dan pimpinan dayah dari Banda Aceh dan Aceh Besar,” jelas Irwan.

Upacara Hari Santri Nasional juga digelar serentak di berbagai kabupaten/kota di Aceh, sebagai bentuk penghormatan terhadap peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

(Serambinews/Jamaluddin)

Baca juga: Mualem Ungkap Potensi Gas Aceh Mampu Lunasi Utang Negara

Baca juga: Wagub Aceh Lepas 45 Kafilah Menuju STQH Nasional 2025 di Kendari

Baca juga: Disperindag Aceh Tinjau Kesiapan Pelabuhan Krueng Geukueh untuk Perkuat Ekspor 

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Pemerintah Aceh Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Semua Pria Pakai Kain Sarung, 

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved