Kamis, 18 Juni 2026

Haba PT MPG Nagan Raya

PLTU 3-4 Nagan Raya Terus Pasok Listrik Aceh-Sumut, Peran Tim WTP Jadi Kunci Keandalan Operasi

seluruh proses pengolahan air ini tetap ramah lingkungan karena sistemnya menggunakan metode sirkulasi ulang

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Misran Asri
Foto RA Karamullah
MEMERIKSA SAMPEL AIR - Petugas WTP memeriksa sampel air di laboratorium sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap kualitas dan keandalan proses pengolahan air. Senin (24/11/2025). 

Seluruh proses pengolahan air ini tetap ramah lingkungan karena sistemnya menggunakan metode sirkulasi ulang

PROHABA.CO, SUKAMAKMUE - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya yang dikelola PT Meulaboh Power Generation (MPG) terus menjadi penopang utama kebutuhan listrik di Aceh dan sebagian Sumatera Utara. 

Operasional pembangkit ini tetap stabil berkat dukungan teknologi modern dan kerja teknis para pekerja Water Treatment Plant (WTP) yang memastikan kualitas air dan uap selalu berada pada standar ideal. 

Sebagai bagian dari China Datang Corporation salah satu dari lima perusahaan pembangkit listrik terbesar di Tiongkok PT MPG mengoperasikan PLTU 3-4 dengan fokus pada keandalan suplai daya dan keselamatan operasional. 

Investasi asing ini telah memberikan kontribusi besar bagi sistem kelistrikan Aceh, terutama dalam menopang kebutuhan daya industri dan rumah tangga.

Dalam kesehariannya, tim WTP dan laboratorium air, minyak berperan penting memastikan seluruh proses pengolahan air berjalan baik, mulai dari penyaringan awal, desalinasi, hingga demineralisasi. 

Air laut yang menjadi sumber utama akan diproses melalui reverse osmosis dan resin penukar ion agar menghasilkan air demineral berkualitas tinggi sebagai air umpan boiler.

Engineer WTP M Taufik Zulhairi Samosir menjelaskan bahwa seluruh tahapan pengecekan ini sangat krusial. 

Baca juga: PT MPG Tingkatkan Kompetensi SDM melalui Pelatihan di PLTU Kalteng-1

Baca juga: PT MPG Perketat Keselamatan Kerja, Gelar Pelatihan Ulang SOP dan PTW

“Kami di sini memastikan kualitas water and steam selalu terjaga. Mulai dari condenser pulsing, water sampling, saturated water, superheated sampai reheated, semua dicek secara rutin. Begitu juga CCCW, semuanya harus dalam batas standar,” ujarnya.

KALIBRASI PERALATAN
KALIBRASI PERALATAN - Silva Khairunnisa, Leader Tim WTP, melakukan kalibrasi peralatan spektrofotometri untuk analisis fosfat, besi, silika, dan hidrazin pada sistem pengambilan sampel air dan uap, Senin (24/11/2025). Foto RA Karamullah

Selain air, kualitas minyak pada turbin dan peralatan mekanik juga dipantau ketat. 

Pemeriksaan dilakukan mingguan maupun triwulanan tergantung jenis oli yang digunakan. 

“Untuk turbin oil kami lakukan pengecekan tiap minggu. Sementara oil truffle kami cek setiap tiga bulan. Mulai dari kadar air, tegangan tembus, pembentukan busa sampai tingkat keasamannya, semua kami pastikan aman,” tambahnya.

Ia menyebutkan, beban kerja biasanya meningkat saat unit trip atau pada masa start-up unit. 

Pada saat-saat seperti itu, tim harus bergerak cepat melakukan pengecekan komprehensif pada sistem air, uap, hingga kualitas minyak pada main oil tank untuk mencegah gangguan lanjutan.

Baca juga: PT MPG Kirim Engineer ke Tiongkok untuk Pelatihan Operasi PLTU Berskala Global

Menurutnya, seluruh proses pengolahan air ini tetap ramah lingkungan karena sistemnya menggunakan metode sirkulasi ulang. 

“Air laut yang kami ambil akan diproses, digunakan, lalu kembali masuk ke sistem. Jadi tidak ada dampak signifikan ke lingkungan,” jelasnya.

PENGECEKAN LABORATORIUM
PENGECEKAN LABORATORIUM - Pengecekan laboratorium oleh tim WTP dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh parameter kualitas air memenuhi standar. Senin (24/11/2025). Foto RA Karamullah

General Manager PT MPG Liu Pengju, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keandalan pembangkit tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi terutama pada kualitas manusia yang mengoperasikannya. 

Ia menilai tim WTP adalah salah satu fondasi terpenting dalam menjaga kestabilan pasokan listrik Aceh.

“PLTU 3-4 tetap hidup dan stabil karena kerja keras orang-orangnya. Kami percaya investasi terbesar adalah pada pelatihan dan peningkatan kompetensi karyawan. SDM yang kuat akan melahirkan pembangkit yang kuat,” kata Liu.

Ia juga menegaskan bahwa MPG berkomitmen menjaga pembangkit tetap beroperasi aman dan efisien.

Baca juga: PLN dan PT MPG Sepakat Tingkatkan Komunikasi untuk Jaga Pasokan Listrik Aceh

“Kebutuhan listrik Aceh harus terlindungi. Itu tanggung jawab kami sebagai salah satu tulang punggung pasokan energi di wilayah ini,” ujarnya.

Dengan dukungan sistem pengolahan air yang ketat, pemantauan laboratorium yang disiplin, serta SDM yang terus ditingkatkan, PLTU 3-4 Nagan Raya diharapkan semakin mampu menjaga keandalan suplai listrik bagi Aceh dan Sumatera Utara.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved